BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadi salah satu titik pemantauan hilal awal puasa ramadan pada 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi ini menjadi satu titik pantau hilal di Seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada Selasa (17/2/2026).
Nantinya, hasil pemantauan akan dibahas bersama dalam sidang isbat yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, hari ini. Sidang Isbat akan dipimpin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Adapun rencana pemantauan hilal di Masjid IKN diungkapkan oleh Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama, Arsad Hidayat. Titik Masjid IKN dipilih setelah masjid tersebut telah diresmikan beberapa waktu lalu.
Diketahui, masjid itu sempat dijadikan untuk salat subuh perdana pada Minggu (11/1/2026) yang diimami langsung oleh Menteri Agama.
Arsad mengungkapkan, Kemenag bahkan akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial melihat hilal jelas dalam menentukan awal Ramadan. “Kemenag akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial melihat hilal jelas. Termasuk di lokasi atau tempat observasi bulan,” ucap Arsad dalam keterangan pers Kementerian Agama.
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow