PDIP Pecat Wahyudin Moridu Usai Video ‘Rampok Uang Negara’ Viral, BK DPRD: Dalam Keadaan Mabuk

PDIP Pecat Wahyudin Moridu Usai Video ‘Rampok Uang Negara’ Viral, BK DPRD: Dalam Keadaan Mabuk

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 07:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Instagram netizen, Wahyudin Moridu, anggota DPRD Gorontalo dari PDIP yang resmi dipecat usai video pernyataannya soal “merampok uang negara” viral di media sosial 

Tangkapan layar Instagram netizen, Wahyudin Moridu, anggota DPRD Gorontalo dari PDIP yang resmi dipecat usai video pernyataannya soal “merampok uang negara” viral di media sosial 

BOMINDONESIA.COM, GORONTALO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, setelah videonya yang menyinggung soal “merampok uang negara” viral dan menuai kecaman publik.

 

Informasi dari internal pengurus DPD PDIP Gorontalo menyebutkan, Surat Keputusan (SK) Pemecatan sudah turun dari DPP PDIP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rapat khusus di tingkat provinsi pun digelar untuk menindaklanjuti keputusan tersebut.

 

“Benar, suratnya sudah ada. Malam ini DPD PDIP Gorontalo menggelar rapat untuk menindaklanjuti SK pemecatan Wahyudin Moridu,” kata seorang sumber partai, Jumat (19/9/2025) seperti dilansir editornews.pikiran-rakyat.com

 

Video berdurasi 1 menit 5 detik itu menunjukkan Wahyudin tengah berada di dalam mobil bersama seorang perempuan.

 

Dalam rekaman, ia menyebut perjalanannya ke Makassar menggunakan uang negara dan melontarkan kalimat yang dianggap tidak pantas.

 

“Hari ini kita menuju ke Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini, kita habiskan saja, biar negara semakin miskin,” ujar Wahyudin sambil tertawa.

Baca Juga :  1.632 Polisi Kawal Aksi Damai Ojol di Monas

 

Pernyataan itu langsung jadi sorotan publik dan dinilai mencederai etika sebagai pejabat publik.

 

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menegaskan ucapan tersebut merupakan pelanggaran berat yang sudah dievaluasi pengurus pusat.

 

“Sudah masuk evaluasi. Itu pelanggaran berat, ancaman sanksinya pemecatan,” tegas Guntur.

 

Wahyudin Minta Maaf

 

Setelah videonya viral, Wahyudin menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial pribadinya.

 

Ia mengakui ucapannya tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat.

 

“Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo,” tulisnya.

 

Dalam klarifikasinya, Wahyudin menyebut video itu direkam saat dirinya bersama istri.

 

Ia menegaskan kembali permintaan maaf, baik secara pribadi maupun keluarga.

 

BK DPRD: Dalam Kondisi Mabuk

Baca Juga :  Komisi III DPRD Mura Nilai Gerakan Pangan Murah Bantu Masyarakat Dapatkan Harga Terjangkau

 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo juga telah memanggil Wahyudin untuk dimintai keterangan.

 

Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, mengungkapkan bahwa yang bersangkutan membuat pernyataan itu dalam keadaan mabuk.

 

“Yang bersangkutan menyampaikan kalau dari tadi malam minum minuman keras sampai besok pagi. Saat ke bandara, dia masih dalam keadaan tidak sadar, alias mabuk,” ungkap Fikram.

 

BK juga menanyakan maksud ucapan “merampok uang negara” tersebut, namun menurut pengakuan Wahyudin, ia tidak sadar mengucapkannya dan bahkan tidak tahu kalau aksinya direkam.

 

Kursi DPRD Terancam Hilang

 

Dengan keputusan pemecatan ini, Wahyudin bukan hanya kehilangan status sebagai kader PDIP, tetapi juga dipastikan kehilangan kursinya sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

 

Keputusan PDIP dinilai sebagai langkah cepat untuk menjaga marwah partai setelah pernyataan kontroversial itu terlanjur viral dan memicu kekecewaan publik.

 

*/ Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:27 WITA

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:59 WITA

Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights