Sepanjang 2024, Ditreskrimsus Polda Kalsel Tangani 20 Kasus Judol dan Blokir 2000 Situs

Sepanjang 2024, Ditreskrimsus Polda Kalsel Tangani 20 Kasus Judol dan Blokir 2000 Situs

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Ditreskrimsus  Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar saat membuka Bimtek  Penanganan dan Pencegahan Judol  di HBI Banjarmasin, Senin (18/11/2024) pagi. (Foto Istimewa/Bomindonesia)

Direktur Ditreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar saat membuka Bimtek Penanganan dan Pencegahan Judol di HBI Banjarmasin, Senin (18/11/2024) pagi. (Foto Istimewa/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN — Maraknya kasus Judi Online (Judol) dalam beberapa tahun ini juga tak lepas dari pantauan Polda Kalsel, Senin (18/11/2024) pagi. Bahkan sepanjang 2024 ini sudah 20 perkara ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) setempat, dengan pemblokiran sebanyak 2000 lebih situs.

Direktur Ditreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar mengatakan hal itu usai membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan dan Pencegahan Judol di HBI Banjarmasin. “Selama tahun 2024 ini kami sudah menangani sebanyak 20 kasus, dan penutupan 2000 lebih situs” sebutnya kepada awak media.

Dia menambahkan, banyak yang menjadi korban judol ini misalnya ada dari pihak endorse atau selebgram dan pemain, hingga masyarakat kecil. Dan hal ini harus dicegah lebih dini agar tidak meluas dan efek keuangan yang merugikan.

Gafur menhatakan di era digital pada ponsel ini aplikasi Judol mudah sekali didownload hingga bisa langsung main slot. Awalnya main kecil-kecilan, dan diberi menang beberapa kali padahal itu jebakan agar menjadi ketagihan. Akhirnya harta benda jadi terjual gegara Judol. Belum lagi aplikasi lainnya yang menggiurkan karena ada yang menawarkan pinjaman.

Lalu korban terjebak dan tidak bisa bayar, kemudian tidak bisa bayar dan diteror lah keluarga maupun teman hingga rekan kerja. “Untuk itu lah karena dampaknya sangat besar, maka kami mengambil tema Dalam Era Digital Guna Mendukung Program Prioritas Pemerintah hendaknya dapat mencegah dan menangani tuntas Judol tersebut. Dan pesertanya dari mahasiswa dan penyidik serta LSM,” sebutnya.

Baca Juga :  Kalsel Bentuk Ribuan Koperasi Merah Putih

Diskusi sendiri  digelar  menghadirkan empat nara sumber yakni Munsi, S.Kom., M.T, Dosen Teknologi Informasi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin.

Narsum kedua, Prof. Budi dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik , Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembicara lainnya, Prof Dr H Helmi, SH, MH, Dosen Fakultas Hukum Pidana (ULM). Dan juga Abdul Rahman, SH, selaku Kasi Kamnegtibum dan TPUL, JPU Kejati Kalsel.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertifikat Lahan Jalan Aneka Tambang Belum Dieksekusi, Warga Datangi Ombudsman Kalsel
FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Peluncuran MBG di Pulau Laut Sigam, Pemkab Kotabaru Dorong Pemenuhan Gizi dan Penguatan Generasi Sehat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sertifikat Lahan Jalan Aneka Tambang Belum Dieksekusi, Warga Datangi Ombudsman Kalsel

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WITA

FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan

Senin, 25 Mei 2026 - 01:27 WITA

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Verified by MonsterInsights