Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 23:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto Istimewa)

(Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, SAMARINDA – Aksi unjuk rasa (unras) yang melibatkan ribuan massa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda, berakhir ricuh pada Selasa (21/4/2026) malam.

Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber berita , massa yang didominasi mahasiswa tersebut awalnya menggelar aksi damai sejak sore hari.

Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan anggaran pemerintah daerah hingga isu pemberantasan korupsi.

Namun situasi mulai memanas setelah sebagian massa menolak membubarkan diri meski koordinator aksi telah mengimbau untuk mengakhiri kegiatan sekitar pukul 18.00 Wita.

Sejumlah peserta aksi justru bertahan di lokasi dan melakukan pelemparan ke arah aparat menggunakan botol plastik, batu hingga pecahan keramik.

Bahkan sempat terjadi aksi bakar-bakar di sekitar area depan kantor gubernur.

Aparat kepolisian yang berjaga sebelumnya telah berulang kali memberikan imbauan secara persuasif.

Baca Juga :  Aksi Tolak Pilkada Lewat DPRD Berujung Ricuh, Mahasiswa Dorong Barikade Polisi

Namun karena kondisi semakin tidak kondusif, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memukul mundur massa dari dua arah, yakni dari sisi Korem 091/ASN dan Jalan Gunung Cermai.

Dalam proses pembubaran, aparat mengerahkan beberapa unit water cannon serta menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi.

Sekitar pukul 20.00 Wita, massa akhirnya berhasil dibubarkan dan meninggalkan lokasi.

Situasi di kawasan tersebut pun berangsur kembali kondusif meski aparat masih bersiaga.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan bahwa secara umum aksi unjuk rasa berjalan dengan baik, meski sempat terjadi kericuhan di akhir kegiatan.

“Secara umum unjuk rasa berjalan baik dan kami mengapresiasi massa yang menyampaikan aspirasi secara damai,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Hari Berturut-Turut, Angin Puting Beliung Terjang Permukiman Warga Banjarmasin

Ia juga menegaskan bahwa tindakan pembubaran yang dilakukan aparat telah sesuai dengan prosedur.

“Langkah yang diambil masih dalam koridor SOP dan situasi tetap aman serta terkendali,” tegasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah demonstran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, jika pelanggaran yang dilakukan tidak berat, kemungkinan hanya akan diberikan pembinaan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud disebut berada di kantor saat aksi berlangsung dan sempat membuka ruang audiensi.

Namun tawaran tersebut tidak dimanfaatkan oleh massa aksi.

Adapun tuntutan yang disuarakan massa antara lain meminta evaluasi kebijakan anggaran, pemberantasan praktik korupsi, serta optimalisasi fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah.

(Berbagai sumber)

Editor Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disaksikan Ibu, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Sungai Martapura Usai Alami Kejang
Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus
BRI Tanjung Tabalong Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Oknum Pelaku Sudah Dipecat
Jelang Tenggat Akhir Pemberian THR 2026, Ombudsman RI Soroti Ragam Indikasi Maladministrasi
Tragis! Pria Lansia Terkapar Bersimbah Darah, Tewas Usai Penusukan di Jalan Belitung Darat
BREAKING NEWS! Kebakaran Tengah Malam di Basirih Banjarmasin, Api Mengamuk Dekat PT Intan Wijaya
Diduga usai Duel Dua Pria Terjun ke Sungai Martapura, Pencarian Masih Berlangsung
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:52 WITA

Situasi Memanas, Aksi Ribuan Massa di Kantor Gubernur Kaltim Berakhir Ricuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:19 WITA

Disaksikan Ibu, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Sungai Martapura Usai Alami Kejang

Kamis, 9 April 2026 - 13:42 WITA

Kebakaran Hebat Dekat Depot Pertamina Banjarmasin, Delapan Bangunan Hangus

Jumat, 3 April 2026 - 16:19 WITA

BRI Tanjung Tabalong Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Oknum Pelaku Sudah Dipecat

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:45 WITA

Jelang Tenggat Akhir Pemberian THR 2026, Ombudsman RI Soroti Ragam Indikasi Maladministrasi

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights