Tiga Jenazah Korban Helikopter Ditemukan Tidak Utuh, 99 Persen Data  Black Box Bisa Dibaca

Tiga Jenazah Korban Helikopter Ditemukan Tidak Utuh, 99 Persen Data  Black Box Bisa Dibaca

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 16:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan Haji Muhidin

Gubernur Kalimantan Selatan Haji Muhidin

BANJARMASIN, BOMINDONESIA.COM – Proses evakuasi korban kecelakaan helikopter BK117-D3 milik Eastindo Air di Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, resmi berakhir.

Delapan korban telah berhasil ditemukan dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalsel, Banjarmasin, untuk proses identifikasi.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengungkapkan bahwa dari delapan jenazah yang berhasil dievakuasi, tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi tidak utuh sehingga sulit dikenali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari delapan jenazah, lima dalam keadaan utuh dan tiga dalam keadaan tidak utuh serta sulit dikenali,” kata Muhidin dalam konferensi pers Operasi DVI Polri di RS Bhayangkara, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga :  Terima Surat Ancaman, Kordinator Tim Banjarbaru Hanyar Melapor ke Ditreskrimum Polda Kalsel

Helikopter tersebut hilang kontak sejak Senin (1/9/2025) dan baru ditemukan pada Rabu (3/9/2025) sore di lokasi tebing curam.

Dari delapan korban, tiga merupakan warga negara asing, yakni Mark Warren (Australia), Santha Kumar (India), dan Claudine Quito (Brasil). Lima korban lainnya adalah WNI, yaitu Hendra, Iboy Irfan, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, serta Capt. Haryanto.

Selain mengevakuasi seluruh korban, tim SAR juga berhasil menemukan kotak hitam (black box) helikopter. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebutkan alat tersebut ditemukan menempel di patahan antara ekor dan badan helikopter.

Baca Juga :  Isai Panantulu Nyapil SH MH: Klien Kami Keberatan Atas Pemanggilan Bareskrim Polri

“Kotak hitam memang sebagian terbakar, tapi komponen inti dan tempat data masih utuh. Informasi dari KNKT, 99 persen datanya bisa dibaca,” jelasnya.

Konferensi pers ini dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Pangdam VI Mulawarman, serta Pangdam XXII.

Selanjutnya, proses investigasi kecelakaan helikopter menjadi kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan tim DVI Polri.

Penulis Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:27 WITA

Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:44 WITA

Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Politik

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Verified by MonsterInsights