Waspada Beras Oplosan! 1 Ton Beras SPHP Diamankan Polres HST

Waspada Beras Oplosan! 1 Ton Beras SPHP Diamankan Polres HST

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres HST, AKBP Jupri Tampubolon memimpin langsung penggerebekan m Rabu (20/8/2025) Foto Istimewa

Kapolres HST, AKBP Jupri Tampubolon memimpin langsung penggerebekan m Rabu (20/8/2025) Foto Istimewa

BOMINDINESIA.COM, BARABAI – Praktik pengoplosan beras bersubsidi kembali terungkap.

Jajaran Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menggerebek sebuah penggilingan padi di Desa Awang Baru, Kecamatan Batang Alai Utara, yang kedapatan mengemas ulang beras oplosan dalam karung resmi Bulog jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Dari lokasi, polisi mengamankan 200 karung beras dengan total berat 1 ton yang sudah siap dipasarkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyebutkan, pengungkapan dipimpin langsung Kapolres HST, AKBP Jupri Tampubolon.

Baca Juga :  Pemilik Sabu Enam Paket ini Disergap saat Melintas di Kuin Selatan

> “Yang menjadi persoalan, beras dalam kemasan Bulog SPHP ini ternyata bukan beras dengan kualitas sesuai standar, melainkan hasil oplosan,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

 

Modus Oplosan

Berdasarkan keterangan pelaku berinisial HA, beras oplosan itu rencananya dikirim ke Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Modus yang digunakan yaitu membeli karung plastik bekas berlogo Bulog SPHP dari pasar atau pedagang beras, kemudian diisi ulang dengan beras lokal milik pelaku yang kualitasnya lebih rendah.

Baca Juga :  Terbukti Korupsi Mantan Dirut PT ADCL Divonis 8 Tahun, Wajib Kembalikan Rp10,8 Miliar

“Beras oplosan tersebut dipasarkan ke luar daerah, khususnya Kecamatan Batu Sopang, dengan harga jual Rp12.500–Rp12.800 per kilogram,” jelas Erwindi.

Imbauan Kepolisian

Polisi meminta masyarakat agar lebih waspada terhadap beras yang diklaim bersubsidi, serta tidak segan melaporkan jika menemukan praktik serupa.

“Kami imbau masyarakat teliti sebelum membeli beras. Bila ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Penulis Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WITA

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:48 WITA

Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights