BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menetapkan 15 desa sebagai lokasi prioritas (lokus) penanganan stunting tahun 2025. Penetapan ini bertujuan memperkuat intervensi dan menurunkan angka stunting secara signifikan melalui program Gerbang Desamu.
Kepala Bapperida Mura, Ferry Hardy, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Kegiatan Stunting OPD dan Desa Prioritas I, yang digelar di Aula Bapperida, Senin (23/6/2025).
“Penentuan lokus dilakukan berdasarkan jumlah keluarga berisiko stunting, jumlah kasus, dan prevalensi stunting. Indikator lainnya mencakup ketersediaan air minum, sanitasi, dan layanan kesehatan esensial,” jelas Ferry.

Daftar 15 desa lokus penanganan stunting 2025:
Kecamatan Murung: Bahitom, Juking Pajang
Kecamatan Tanah Siang: Mangkolisoi, Belawan, Olung Balo, Kolam
Kecamatan Laung Tuhup: Muara Maruwei II, Tumbang Bondang
Kecamatan Sumber Barito: Laas Baru
Kecamatan Barito Tuhup Raya: Tumbang Bauh, Tumbang Baloi, Bumban Tuhup
Kecamatan Tanah Siang Selatan: Datah Kotou
Kecamatan Sungai Babuat: Tambelum
Kecamatan Seribu Riam: Mura Joloi I
Sementara itu, Plt Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis analisis terhadap penyebab stunting agar penanganan lebih tepat sasaran.
“Kalau penyebabnya karena kesehatan, targetnya harus sembuh. Kalau karena gizi, perlu ada indikator perubahan yang jelas dalam satu tahun. Itu bisa jadi model bagi desa lain,” tegasnya.
Rakor tersebut dihadiri oleh kepala OPD, Camat, pimpinan Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu, para kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Penulis: Maya
Editor: Mercurius














