800 Ton Beras Tercapai, Kemarau tak Ganggu Produksi Padi Kalsel

800 Ton Beras Tercapai, Kemarau tak Ganggu Produksi Padi Kalsel

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Padi di Kalsel pada 2025 ini Tercapai sesuai target dari Pemprov Kalimantan Selatan

Produksi Padi di Kalsel pada 2025 ini Tercapai sesuai target dari Pemprov Kalimantan Selatan

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Syamsir Rahman mengatakan, musim kemarau yang terjadi sepanjang tahun ini tidak mengganggu produksi padi Kalsel. Karena itu, dia optimistis, meski tengah kemarau, target produksi yang ditetapkan Pemprov Kalsel sebanyak 1.250 ton gabah kering panen atau setara 800 ton beras pada 2025 akan tercapai.

Ia memastikan, justru kemarau tahun 2025 ini membuka peluang pemanfaatan lahan rawa untuk mendukung peningkatan hasil panen.

Baca Juga :  Hari Kebudayaan Nasional 2025, Pemprov Kalsel 'Road to Kalimantan Selatan'

“Dengan adanya kemarau, lahan rawa bisa digunakan untuk menanam padi. Jadi bukan kendala, justru menambah potensi produksi padi,” tutur Syamsir pada rapat kerja bersama Komisi II DPRD Kalsel di Banjarmasin.

Menurutnya, pencapaian target tersebut mendukung rencana jangka menengah daerah dalam menjadikan Kalsel sebagai lumbung pangan sekaligus gerbang logistik bagi wilayah Kalimantan, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Dari jumlah produksi 800 ton beras, sekitar 400 ton akan mencukupi kebutuhan beras masyarakat Kalsel, dan selebihnya bisa kita mendistribusikan ke provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Baca Juga :  Penanganan Sampah di Kabupaten/Kota, Menteri LH Hanif Dukung Kebijakan Gubernur Haji Muhidin

Syamsir mengungkapkan, musim panen tahun ini berlangsung mulai Agustus di tiga kabupaten sentra pertanian, yakni Tanah Laut, Barito Kuala, dan Banjar, termasuk di Kabupaten Tapin.

“Pada Desember  2025, kita akan mulai tanam kembali. Bahkan di Tanah Laut panen padi sudah bisa dilakukan tiga kali dalam setahun sejak 2024,” imbuhnya.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan Gubernur Haji Muhidin, Kapolda Audensi dan PT Pertamina Patra Niaga Area Kalsel ‘Bahas Penyaluran BBM’
Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Prestasi Kotabaru hingga Pembangunan Jembatan Pulau Laut
Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI
Jaga Loyalitas dan Integritas, Gubernur Haji Muhidin Lantik 192 Pejabat Struktural dan Fungsional
Gubernur Haji Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel
Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional, Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Mengapresiasi Kerja Keras SKPD Pemprov Kalsel hingga Tercapai Penghargaan Nasional
Dihadapan Komisi XI DPR RI, Gubernur Haji Muhidin: Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi, Penurunan Stunting dan Kemiskinan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:06 WITA

Pertemuan Gubernur Haji Muhidin, Kapolda Audensi dan PT Pertamina Patra Niaga Area Kalsel ‘Bahas Penyaluran BBM’

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:04 WITA

Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Prestasi Kotabaru hingga Pembangunan Jembatan Pulau Laut

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:17 WITA

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:05 WITA

Jaga Loyalitas dan Integritas, Gubernur Haji Muhidin Lantik 192 Pejabat Struktural dan Fungsional

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:52 WITA

Gubernur Haji Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights