Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre – bomindonesia.com

Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Depan Toko Seragam, Harapan Itu Mengantre

BOMINDONESIA.COM,- Minggu pagi. Libur sekolah hampir usai, tahun ajaran baru sudah di depan mata.

Di depan sebuah toko seragam, antrean mengular.

Ibu-ibu sibuk memilih ukuran baju, bapak-bapak membantu membawa belanjaan, sementara anak-anak sesekali bercermin dengan seragam baru yang akan mereka kenakan pada hari pertama sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan itu mungkin terlihat biasa.

Padahal, di sanalah harapan sebuah bangsa sedang mengantre.

Di antara kerumunan itu ada buruh, pedagang, sopir, ASN, petani, nelayan, guru hingga pekerja swasta.

Penghasilan mereka berbeda-beda, tetapi tujuannya sama: mengantarkan anak menuju gerbang cita-cita.

Tidak semua datang dengan kondisi ekonomi yang lapang.

Ada yang menguras tabungan, menunda kebutuhan lain, meminjam kepada keluarga atau tetangga, bahkan ada yang terpaksa mencari pinjaman.

Semua dilakukan karena mereka percaya pendidikan adalah jalan agar kehidupan anak-anak mereka kelak lebih baik.

Namun, di saat yang sama, masyarakat juga menyaksikan berbagai pengangkatan jabatan strategis yang memunculkan tanda tanya.

Mulai dari seorang asisten figur publik yang dipercaya menjadi komisaris BUMN, hingga sejumlah staf khusus, tenaga ahli, ataupun wakil menteri yang pengangkatannya ramai diperdebatkan di ruang publik.

Bukan berarti semuanya tidak layak, tetapi perdebatan itu menunjukkan satu hal: masyarakat semakin berharap jabatan publik benar-benar diisi berdasarkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak.

Ketika posisi penting lebih sering dikaitkan dengan kedekatan, relasi, atau pertimbangan politik daripada kemampuan, wajar jika muncul kegelisahan.

Jangan sampai anak-anak yang hari ini mengenakan seragam baru justru tumbuh dengan keyakinan bahwa kerja keras dan prestasi bukan lagi jalan utama untuk meraih kesempatan.

Bangsa yang maju dibangun di atas prinsip sederhana, the right man on the right place.

Orang yang tepat berada di posisi yang tepat. Sebab jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang menuntut kemampuan.

Cermin kali ini bukan untuk menghakimi siapa pun. Justru sebaliknya, sebagai pengingat bahwa jutaan orang tua sedang berjuang dengan segala keterbatasannya demi satu harapan: melihat anak-anak mereka berhasil melalui pendidikan, bukan karena kedekatan.

Untuk anak-anak Indonesia, tetaplah belajar dan bermimpi setinggi mungkin. Jangan biarkan semangat padam oleh keadaan.

Dan untuk para orang tua yang rela berdesakan membeli seragam, percayalah bahwa pengorbanan itu tidak pernah sia-sia.

Selamat memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Selamat belajar dan teruslah mengejar cita-cita.

Semoga kerja keras anak-anak Indonesia kelak benar-benar bertemu dengan kesempatan yang adil.

Penulis Mercurius

(Wartawan bomindonesia com)

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu
500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati
Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten
Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?
Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang
Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan
Siap Gandeng Investor, Siring dan Pulau Insan Bakal Majukan Pariwisata Banjarmasin
INDONESIA
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:02 WITA

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu

Kamis, 24 September 2026 - 02:55 WITA

500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WITA

Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten

Rabu, 9 September 2026 - 19:38 WITA

Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WITA

Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang

Berita Terbaru

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Banjarmasin Bungas

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:42 WITA

Verified by MonsterInsights