BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Volume sampah selama bulan puasa Ramadan dipastikan bertambah. Hal tersebut seiring tumbuhnya pedagang dadakan dan Pasar Ramadan.
Mengatasi persampahan itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Marzuki menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas kebersihan dan armada yang bergerak menginventarisir potensi sampah di jalanan.
“Ini fenomena rutin setiap tahun, banyak pedagang dadakan dan menyebabkan peningkatan sampah yang paling banyak sampah plastik kemasan. Meskipun itu, kita sudah mengantsipasi dengan menginventarisir dan penempatan petugas kebersihan,” ucapnya jaat ditemui, Kamis (19/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait aktivitas Pasar Ramadan di Nol km Banjarmasin pihaknya juga telah menyiapkan 5 orang tenaga kebersihan untuk mengatasi sampah disana.
Pekerja yang ditugaskan mengeksekusi sampah mendapatkan haknya yakni upah lembur.
“Khusus di Pasar Ramadan kita kerahkan 5 orang. Mereka bekerja setelah aktivitas pasar. Jadi sebelum pasar beraktivitas sudah dalam keadaan bersih,” tuturnya.
Marzuki juga menyampaikan, bahwa pihanya terus mengupayakan pengurangan sampah dengan memaksimalkan TPS3R di lingkungan masyarakat.












