Assad Ternyata Kabur ke Moskow Usai Suriah Dikuasai Pasukan Pemberontak

Assad Ternyata Kabur ke Moskow Usai Suriah Dikuasai Pasukan Pemberontak

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 00:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung Hafez Al-Assad (bapak Bashar Al-Assad) yang terbesar di Suriah berhasil dirobohkan.
 Semua patung di penjuru negeri Suriah satu persatu dirobohkan (Tangkapan Layar di Twitter/Bomindonesia)

Patung Hafez Al-Assad (bapak Bashar Al-Assad) yang terbesar di Suriah berhasil dirobohkan. Semua patung di penjuru negeri Suriah satu persatu dirobohkan (Tangkapan Layar di Twitter/Bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, DAMASKUS — Presiden Suriah Bashar al-Assad dan keluarganya ternyata telah tiba di Moskow, Rusia. Hal itu usai pemberontak telah menggulingkan pemerintahannya dan mendeklarasikan era baru.

Dilansir AFP, Senin (9/12/2024), kabar ini didapat dari kantor berita Rusia yang Minggu malam mengutip sumber Kremlin.”Assad dan anggota keluarganya telah tiba di Moskow,” ujar sumber itu mengatakan kepada kantor berita TASS dan Ria Novosti. Rusia memberi mereka suaka atas dasar kemanusiaan,” tambahnya.

Sebelumnya, Assad dilaporkan kabur dari Damaskus setelah pemberontak memasuki ibu kota pada Minggu pagi waktu setempat. Setelah itu, pemberontak mendeklarasikan era baru di Suriah dan menyatakan pemerintahan Assad telah berakhir.

Assad telah memimpin Suriah sejak 2000. Dia menjadi presiden setelah ayahnya, Hafez al-Assad, yang menjadi Presiden Suriah sejak 1971, meninggal pada 2000. Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi al-Jalali mengatakan dia tidak berencana kabur seperti Assad.

Dia ingin memastikan lembaga publik di Suriah tetap berfungsi dan pengalihan kekuasaan berlangsung damai. Pimpinan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Al Julani mengatakan semua pasukan oposisi di Damaskus dilarang mengambil alih lembaga publik. Dia mengatakan semua lembaga pemerintah tetap berada di bawah pengawasan PM Suriah sampai pengalihan kekuasaan secara resmi. Dia juga melarang ada tembakan perayaan.”Tetap berada di bawah pengawasan mantan Perdana Menteri sampai diserahkan secara resmi. Tembakan perayaan juga dilarang,” ujar Al-Julani dalam sebuah pernyataan.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau
Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran
Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak
Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur
Sepertiga Rudal Iran Dihancurkan AS
Kisah 7 Anjing di China Viral, Kabur dari Penculikan dan Tempuh 17 Km Demi Pulang Bersama
Tanker Rusia Tanpa Awak Hanyut di Mediterania, Eropa Siaga Bencana Ekologi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WITA

Kecam Keras Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Minggu, 26 April 2026 - 23:46 WITA

Perang Lawan Geng Berlanjut, El Salvador Seret Ratusan Pimpinan MS-13 ke Meja Hijau

Minggu, 5 April 2026 - 11:42 WITA

Kapal Indonesia Lewati Selat Hormuz, Ini Persetujuan Otoritas Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:18 WITA

Perang Timur Tengah, Ini Korban Terbanyak

Senin, 30 Maret 2026 - 15:48 WITA

Serangan Israel Hantam Pos UNIFIL, Satu Prajurit TNI Gugur

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights