Awalnya Diduga Perampokan, Ternyata Bidan di Kelayan A Tewas

Awalnya Diduga Perampokan, Ternyata Bidan di Kelayan A Tewas karena Tolak Pinjamkan Uang

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pembunuhan bidan di Kelayan A Banjarmasin berinisial AJ (32) menyerahkan diri ke Polsek Selatan setelah dilakukan pendekatan, Selasa (21/10/2025).(foto:istimewa)

Pelaku pembunuhan bidan di Kelayan A Banjarmasin berinisial AJ (32) menyerahkan diri ke Polsek Selatan setelah dilakukan pendekatan, Selasa (21/10/2025).(foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Suasana Jalan Kelayan A, Gang Antasari, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan, mendadak ramai pada Senin malam (20/10/2025).

Warga berkerumun di depan sebuah rumah kayu berwarna hijau yang diketahui merupakan tempat praktik bidan Hj. Rahmaniah, setelah terjadi dugaan aksi perampokan yang menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.

Peristiwa itu sontak menjadi perhatian publik setelah rekaman video dan foto suasana lokasi viral di media sosial, terutama di Facebook, Instagram, dan grup WhatsApp warga Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang beredar, terlihat kepanikan warga serta kehadiran aparat kepolisian yang berjaga hingga larut malam.

Ketua RT setempat, Jafar, membenarkan adanya kejadian tersebut namun meminta masyarakat agar tidak berspekulasi.

“Benar ada kejadian, tapi kami belum bisa memastikan apakah ini perampokan atau bukan. Polisi masih menyelidiki,” ujarnya lewat pesan WhatsApp.

Dua korban yang mengalami luka segera dievakuasi ke RS Sultan Suriansyah.

Sayangnya, sang bidan Rahmaniah meninggal dunia akibat luka serius yang diderita, sementara putrinya, Rina Mutia (24), masih dalam perawatan intensif.

Baca Juga :  Perdayai Bocah SD Lewat Medsos, Remaja di Banjarmasin Minta Tebusan Rp17,5 Juta

Tim dari Polsek Banjarmasin Selatan bersama Inafis Polresta Banjarmasin langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Garis polisi pun telah dipasang di sekitar rumah praktik tersebut.

Kasi Humas Polresta Banjarmasin membenarkan adanya kejadian itu dan menyebut penyelidikan masih berlangsung.

“Tim masih bekerja mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Untuk motif dan identitas lengkap masih didalami,” ujarnya singkat.

Kejadian ini pun memancing reaksi luas di dunia maya.

Banyak warganet mengungkapkan keprihatinan dan kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan permukiman padat di kota Banjarmasin.

Pelaku Serahkan Diri, Polisi Pastikan Bukan Perampokan

Selang kurang dari 24 jam, misteri tewasnya bidan Hj. Rahmaniah akhirnya terungkap.

Pelaku berinisial AJ (32), warga sekitar, menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Selatan pada Selasa dini hari (21/10/2025) sekitar pukul 00.05 Wita setelah dilakukan pendekatan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno menjelaskan, hasil penyelidikan menunjukkan kasus ini bukan perampokan, melainkan pembunuhan akibat penolakan permintaan pinjaman uang.

Baca Juga :  Dua Warga Muara Langon Paser Jadi Korban Penyerangan OTK, Satu Tewas!

“Pelaku awalnya datang ke rumah korban untuk berobat sambil membawa pisau yang biasa ia bawa di pinggang.

Setelah selesai berobat, ia meminjam uang Rp500 ribu namun korban menolak.

Karena tersulut emosi, pelaku lalu menyerang korban,” ungkap Iptu Sudirno.

Korban sempat berteriak minta tolong dan anaknya, Rina Mutia, berusaha menolong, namun juga ikut diserang hingga mengalami sejumlah luka tusuk di bagian tubuh.

Setelah kejadian, pelaku sempat kabur namun akhirnya menyerahkan diri.

Barang bukti berupa sebilah pisau sepanjang 30 cm dan pakaian pelaku turut diamankan polisi.
Kini pelaku AJ dijerat dengan Pasal 338 KUHP jo Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tetap tenang sambil menunggu proses hukum berjalan.

Penulis/Editor. : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WITA

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:48 WITA

Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights