Banjir Terparah di Murung Raya Kalteng Rendam 7 Kecamatan

Banjir Terparah di Murung Raya Kalteng Rendam 7 Kecamatan

- Redaksi

Rabu, 23 Oktober 2024 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Terparah dan Pendudukan Mengungsi (Foto :  IG Info Mura )

Banjir Terparah dan Pendudukan Mengungsi (Foto : IG Info Mura )

BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU — Banjir melanda di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Tujuh kecamatan dengan total 37 desa dan kelurahan terdampak, termasuk 36.168 jiwa dan sebanyak 323 orang mengungsi.

Pemerintah pun membentuk dapur umum di beberapa lokasi banjir. Erwin Sugihartato (27), warga Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, kepada Kompas mengungkapkan, banjir sudah terjadi sejak Kamis (17/10/2024) malam.

Air meluap hingga ke rumah-rumah di permukimannya. Padahal, permukiman Desa Danau Usung itu berjarak lebih kurang 1 kilometer dari Sungai Barito yang meluap.

Baca Juga :  Bawa Sabu Ratusan Gram, Terduga Pengedar Disergap saat Melintas di Banper Banjarmasin

Banjir ini menurut warga, banjir terparah yang melanda Kabupaten Murung Raya tahun ini Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng, Alpius Patanan, menyebut data sementara sebanyak 4.430 unit rumah, 15 unit fasilitas pendidikan, 17 unit sarana ibadah, lima unit fasilitas kesehatan dan 23 unit fasilitas umum terendam banjir.

“Setiap harinya kenaikan muka air sesuai dengan meter ukur, seperti di Dermaga Putir Sikan menunjukan kenaikan tinggi air berkisar antara 30-50 cm dan berpotensi terus naik karena masih tingginya curah hujan,” ujarnya, Senin (21/10/2024).

Baca Juga :  Sama-sama Kuat Raih Kemenangan di Pilgub 2024 Kalsel

Saat ini jajaran BPBD Murung Raya bersama TNI Polri tengah berupaya untuk melakukan penanganan pertama bagi korban terdampak banjir dengan jumlah 30 orang dari TRC BPBD.

Kemudian 10 orang dari Kompi 2 Batalion C lima dari Tim PSC Dinas Kesehatan Murung Raya dan empat orang dari Tim Basarnas Kalteng dibantu oleh masyarakat untuk melakukan evakuasi untuk masyarakat di beberapa daerah rawan banjir.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal
Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga
352 Peserta Ikuti Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya Tahun 2026
Susu, Buah dan Media Sosial
Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan
Perkuat Pengawasan Pemerintahan, DPRD Murung Raya Ikuti Bimtek di Jakarta
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WITA

Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:41 WITA

Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:00 WITA

Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WITA

352 Peserta Ikuti Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya Tahun 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 00:40 WITA

Susu, Buah dan Media Sosial

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights