Susu, Buah dan Media Sosial – bomindonesia.com

Susu, Buah dan Media Sosial

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – “Jangan pernah menangisi susu yang tumpah, karena mungkin telah diracuni.”
– W. C. Fields

Di era media sosial sekarang, yang viral kadang bukan hanya persoalan besar.

Segelas susu dan sepiring buah pun bisa berubah menjadi perdebatan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi jika dikaitkan dengan anggaran pejabat daerah.
Polemik anggaran susu dan buah-buahan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda belakangan memang ramai diperbincangkan warganet.

Mulai dari unggahan akun media sosial, klarifikasi pemerintah, hingga komentar netizen yang menyerempet satire dan humor.

Direktur LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan, H Akhmat Husaini SH MH ikut menyoroti polemik tersebut.

Menurutnya, yang dipertanyakan publik sebenarnya bukan sekadar susu dan buahnya, melainkan mengapa klarifikasi baru muncul setelah persoalan itu viral.

Kalau memang anggaran tersebut untuk kebutuhan kedinasan atau menjamu tamu, tentu bisa dijelaskan sejak awal kepada masyarakat.

Sebab ketika penjelasan datang belakangan disertai pengembalian anggaran, publik mudah menangkap kesan seolah ada kepanikan setelah isu ramai dibicarakan.

Di sisi lain, langkah Pemko Banjarmasin mengembalikan anggaran tersebut tetap patut diapresiasi.

Setidaknya ada respons terhadap kritik publik.

Karena dalam pemerintahan modern, kepercayaan masyarakat kadang lebih mahal daripada sekadar angka anggaran.

Polemik ini juga berkembang menarik di media sosial.
Sebagian netizen menyampaikan kritik dengan gaya santai dan satire.
Salah satunya komentar akun @rizkipuspito yang menulis, “Tidak sesuai dengan konten-konten sidin dst ” Kalimat pendek itu justru ramai mendapat perhatian karena dianggap mewakili suara sebagian warganet.

Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang tidak hanya memperhatikan program besar pemerintah.

Hal-hal kecil pun bisa menjadi sorotan apabila dianggap tidak sensitif dengan kondisi publik.
Apalagi di tengah gaya hidup pejabat yang kini lebih dekat dengan media sosial dan konsumsi konten harian masyarakat.

Klarifikasi yang disampaikan Bagian Umum Setdako Banjarmasin melalui akun media sosial resmi Pemko Banjarmasin hal itu sudah sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Namun alangkah eloknya andai klarifikasi itu juga disampaikan langsung oleh Wakil Walikota sendiri yang aktif di media sosial dengan konten2 nya dengan follower nya yang banyak.

Toh polemik ini berawal dari media sosial ?

Pada akhirnya, susu dan buah-buahan memang baik untuk kesehatan.

Hanya saja, masyarakat tentu berharap yang sehat bukan cuma tubuh pejabatnya, tetapi juga komunikasi publik dan kepekaan terhadap situasi.

Kalau tidak, nanti setiap lihat pejabat minum susu dan makan buah, warganet keburu bertanya, “Itu vitamin pribadi atau vitamin APBD?”

Penulis: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu
500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati
Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten
Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?
Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang
Pulpen Teddy , Lirikan Putin dan Adab di Meja Perundingan
Siap Gandeng Investor, Siring dan Pulau Insan Bakal Majukan Pariwisata Banjarmasin
INDONESIA

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:02 WITA

Wajah Indonesia di Tragedi Virgo dan Kembalikan Kapal Penumpang Era Kelimutu

Kamis, 24 September 2026 - 02:55 WITA

500 Tahun Banjarmasin, Merayakan dengan Empati

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WITA

Titanic, Tampomas 2 dan Heroisme sang Kapten

Rabu, 9 September 2026 - 19:38 WITA

Bencana Silih Berganti, Kepastian Kehadiran Negara Dipertanyakan?

Senin, 7 September 2026 - 17:02 WITA

Uniska Bakal Buka Fakultas Kedokteran, Kuota Mahasiswanya 50 Orang

Berita Terbaru

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Banjarmasin Bungas

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:42 WITA

Verified by MonsterInsights