BOMINDONESIA.COM, JAKARTA– Sosok musisi muda asal Kalimantan Selatan, Yandi Pratama, ternyata tidak hanya menggemari musik beraliran rock.
Di balik karakter musik keras yang selama ini lekat dengannya, Yandi juga memiliki ketertarikan besar terhadap musik jazz yang menurutnya penuh warna, teknik, dan improvisasi tinggi.
Ketertarikan Yandi terhadap musik jazz bermula sejak dirinya mengenal karya-karya musisi senior Indonesia seperti Fariz RM, Mus Mujiono, hingga maestro jazz tanah air Indra Lesmana.
Bagi Yandi, sosok Indra Lesmana merupakan salah satu musisi dengan kemampuan musikal yang sangat lengkap dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan jazz di Indonesia.
“Menurut saya, Indra Lesmana itu musisi yang benar-benar punya skill tinggi. Saya selalu menyempatkan diri menonton penampilan beliau, baik solo maupun bersama bandnya seperti Krakatau,” ujar nya , Kamis (6/5/2026) malam via WhatsApp
Kekaguman tersebut membuat Yandi beberapa kali mengikuti kegiatan workshop dan program musik yang menghadirkan langsung Indra Lesmana sebagai pembicara maupun mentor. Dari kegiatan itu, Yandi mengaku mulai memahami jazz lebih dekat, mulai dari teknik improvisasi, harmonisasi, hingga cara membangun karakter musikalitas seorang musisi.
Dalam sejumlah kegiatan musik nasional tersebut, Yandi juga sempat bertemu dengan beberapa tokoh musik Indonesia lainnya, seperti Wong Aksan, mantan drummer grup Dewa 19 era album Pandawa Lima yang kini dikenal bersama Potret milik Melly Goeslaw dan Anto Hoed.
Menurut Yandi, pengalaman berada di lingkungan para musisi nasional tersebut memberikan banyak pelajaran penting tentang proses berkarya dan menjaga idealisme bermusik.
Tak hanya belajar, Yandi juga mulai aktif membangun relasi dengan sejumlah musisi nasional. Bahkan pada 2024 lalu, ia berhasil mendatangkan musisi legendaris Fariz RM dalam sebuah event privat yang digelar di Banjarmasin.
(Foto dokumen pribadi)
Kehadiran Fariz RM dalam acara tersebut menjadi salah satu pencapaian tersendiri bagi Yandi. Apalagi, Fariz RM disebut memberikan apresiasi atas kontribusi Yandi dalam mendukung perkembangan musik nasional, khususnya di daerah.
“Fariz RM menilai Yandi sebagai musisi muda berbakat yang punya kepedulian terhadap perkembangan musik Indonesia. Beliau sangat mengapresiasi langkah dan upaya Yandi dalam mendukung musisi nasional,” ujar salah satu sumber dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, nama Indra Lesmana sendiri memang dikenal sebagai salah satu ikon penting musik jazz Indonesia. Putra dari musisi senior Jack Lesmana itu telah berkarier sejak usia muda dan melahirkan banyak karya berpengaruh di industri musik nasional.
Selain sukses sebagai solois, Indra Lesmana juga dikenal lewat kiprahnya bersama Krakatau, grup jazz fusion legendaris Indonesia yang populer sejak era 1980-an. Band tersebut dikenal menghadirkan eksplorasi musik modern dengan sentuhan etnik Nusantara yang kuat dan hingga kini masih dianggap memiliki pengaruh besar dalam perkembangan jazz Indonesia.
Bagi Yandi Pratama, mengenal musik jazz bukan hanya soal genre, tetapi juga tentang memahami kualitas musikalitas dan perjalanan panjang seorang seniman dalam menjaga karya dan idealisme di dunia musik.













