Pemkot Banjarmasin bersama Forkopimda Godok Langkah Pembinaan Terpadu

Pemkot Banjarmasin bersama Forkopimda Godok Langkah Pembinaan Terpadu

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin bersama kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Banjarmasin Rabu (06/05), di Aula Sekretariat Bersama Khatib Dayyan Kota Banjarmasin.

Kegiatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin ini untuk membahas penanganan perilaku berisiko pada anak dan remaja serta kelompok rentan.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, dihadiri Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, unsur Forkopimda, sejumlah kepala SKPD, serta kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Banjarmasin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini digelar sebagai respons cepat Pemerintah Kota Banjarmasin atas maraknya fenomena perilaku negatif remaja yang belakangan menjadi perhatian publik, termasuk viralnya video aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok remaja bersenjata tajam.

Ananda menuturkan, Pemko Banjarmasin bergerak cepat menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, namun menegaskan bahwa penyelesaiannya memerlukan langkah jangka panjang dan kolaborasi lintas sektor.

“Beberapa waktu terakhir kita melihat di media sosial adanya video viral tentang sekelompok anak remaja yang melakukan tindakan kekerasan dengan senjata tajam. Pemerintah Kota Banjarmasin sesuai araha Pak Wali Kota bergerak cepat menindaklanjuti masalah ini. Namun perlu diingat, persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara instan karena sudah menjadi masalah yang mengakar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut sengaja melibatkan unsur Forkopimda dan institusi pendidikan karena penanganan persoalan kenakalan remaja tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri.

Baca Juga :  BKPRMI Pastikan Kualitas Metode Pembelajaran Tidak Terganggu Oleh Kecerdasan Buatan

“Masalah ini tidak bisa ditangani Pemko sendiri, tetapi harus melibatkan seluruh stakeholder, termasuk Forkopimda dan institusi pendidikan. Karena pelaku dari tindakan ini mayoritas masih dalam usia sekolah, maka kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK kita libatkan dalam pembahasan solusi jangka panjang,” jelasnya.

Menurutnya lagi, Pemerintah Kota Banjarmasin telah merumuskan sejumlah langkah konkret untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, termasuk mengkaji sejumlah pendekatan pembinaan yang dinilai efektif diterapkan di daerah lain.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami telah merumuskan langkah-langkah konkret. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah penerapan pola pembinaan kedisiplinan seperti yang dilakukan di Jawa Barat, karena dinilai cukup efektif menekan angka kekerasan remaja,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan pendekatan persuasif dan religius tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan awal.

“Pendekatan yang kami utamakan tetap persuasif, salah satunya melalui pembinaan religius dan penguatan karakter. Namun apabila restorative justice tidak lagi memadai, maka harus ada langkah tegas karena ini menyangkut keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda Kota Banjarmasin,” tegasnya.

Ananda juga menyoroti tantangan dalam penanganan kasus remaja pelaku kekerasan yang masih berstatus anak di bawah umur, sehingga proses hukum kerap terbatas.

“Kendala kita saat ini, mereka masih di bawah umur dan mengetahui bahwa ketika diamankan akan dikembalikan lagi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi penanganan yang lebih efektif,” tambahnya.

Baca Juga :  Momentum KORPRI Bangkitkan Semangat Reformasi Birokrasi Bersama

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin mengatakan, forum tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah untuk menyusun solusi menyeluruh terhadap fenomena perilaku negatif remaja di Kota Banjarmasin.

“Atas arahan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, pemerintah kota mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang komprehensif melalui sinergi dengan Forkopimda. Karena fenomena perilaku negatif remaja ini membutuhkan solusi lintas sektor sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Terkait opsi pembinaan melalui pelatihan kedisiplinan di lingkungan semi-militer atau barak, Muzaiyin menyebut wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan formulasi lebih lanjut.

“Itu salah satu opsi yang muncul dalam rapat internal dan masih kami godok lebih lanjut sesuai arahan pimpinan. Konsepnya bukan seperti penjara, tetapi lebih kepada pembinaan kedisiplinan dan bela negara, misalnya melalui pelatihan di lingkungan seperti Rindam atau tempat pembinaan serupa,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh opsi yang tengah dibahas akan diformulasikan secara matang dengan mempertimbangkan aspek hukum, pendidikan, psikologis anak, serta efektivitas pelaksanaannya di lapangan.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap lahir langkah strategis dan terintegrasi dalam menangani perilaku berisiko anak dan remaja, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berakhlak baik.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertahankan WTP 26 Tahun Berturut-turut, PAM Bandarmasih Perkuat Transparansi dan Tingkatkan Pelayanan
Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran
BKPSDM Banjarmasin Libatkan Unsur Masyarakat Untuk Kemajuan Pelayanan Publik
Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna
Disperdagin Banjarmasin Libatkan Publik Sempurnakan Standar Pelayanan
Banjarmasin Raih Juara Umum MTQ Nasional XXXVII Provinsi Kalsel di Batola
Rumah Jadi Cafe Menjamur di Banjarmasin, PAD Banjarmasin Ikut Meningkat
Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Menara Pandang Jadi Central Oleh-Oleh

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:48 WITA

Pertahankan WTP 26 Tahun Berturut-turut, PAM Bandarmasih Perkuat Transparansi dan Tingkatkan Pelayanan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:04 WITA

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Senin, 29 Juni 2026 - 19:48 WITA

BKPSDM Banjarmasin Libatkan Unsur Masyarakat Untuk Kemajuan Pelayanan Publik

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:07 WITA

Mahasiswa Farmasi Uniska Tak Boleh Buta Warna

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:56 WITA

Disperdagin Banjarmasin Libatkan Publik Sempurnakan Standar Pelayanan

Berita Terbaru

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Banjarmasin Bungas

Sekda Salurkan Santunan Kematian Untuk Ahli Waris Terdampak Kebakaran

Selasa, 30 Jun 2026 - 20:04 WITA

Verified by MonsterInsights