BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Tagihan retribusi sampah dalam rekening ledeng di Kota Banjarmasin menjadi pertanyaan masyarakat. Apakah retribusi tersebut sudah terkelola dengan baik atau justru disalah gunakan untuk hal yang tidak penting.
Menanggapi itu, Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi menyampaikan bahwa retribusi sampah yang muncul setiap tagihan ledeng setiap bulannya itu habis disetorkan kepada pemerintah Kota Banjarmasin dalam ini kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

Setiap bulannya PAM Bandarmasih menyetor kurang lebih Rp 1,1 miliar. Dalam pungutan tersebut pihaknya tidak mengambil bagian apapun, alias 100 persen langsung transfer ke Pemko.
“Ya benar, retribusi sampah itu masuk ke kami hanya numpang lewat. Karena setelah ada pembayaran setiap bulannya itu langsung kami setor ke dinas lingkungan hidup. Kalau peruntukannya apa, mungkin dinas terkait yang bisa menjelaskannya,”
“Dalam hal persampahan, PAM Bandarmasih juga sudah melakukan pengelolaan mandiri, yang artinya sampah di internal kami habis tidak sampai dibawa ke tempat sampah,” tuturnya
Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Ikhrom Muftezar menyampaikan, retribusi sampah yang disetorkan PAM Bandarmasih kepada pihaknya sudah sesuai peruntukkannya.
Sedikitnya ada Rp 14 miliar anggaran yang diberikan kepada DLH untuk persampahan. Bila dihitung, retribusi sampah tersebut sudah sampai ke pihaknya.
Namun, kebutuhan di lapangan penanganan sampah lebih dari anggaran yang diberikan. Oleh sebab itu, sampai ini pihaknya mencari cara memilah anggaran yang belum begitu penting agar bisa dimaksimalkan untuk penanganan sampah.
“Retribusi sampah itu sudah masuk sepenuhnya ke DLH, meski prosesnya harus ke BPKPAD terlebih dulu yang kemudian dibagikan lagi ke kami. Intinya kalau ditanya peruntukan retribusi sampah dari rekening ledeng, itu sudah sesuai,” tutupnya.
Tesar berpesan, penanganan sampah ini harus dilakukan bersama-sama dan semua pihak wajib menjaga lingkungan sekitarnya agar tetap berkelanjutan.
Penulis : Hamdani

















