BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN- Polda Kalimantan Selatan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang perwira polisi berpangkat AKBP merokok sambil mengemudikan kendaraan dinas.
Dalam rekaman video yang salah satunya diunggah akun Instagram @lambe_turah, anggota perwira tersebut terlihat merokok saat mengemudikan kendaraan
Polisi itu sempat ditegur oleh pengendara lain.
Keduanya pun sempat terlibat perselisihan kecil di pinggiran jalan.
“Ini polisi udah AKBP, ngeroko, ditegur, ngeyel, malah ngatain saya “cemburu/iri’ like hell???! capke deh. “oknum” aparatnya aja gatau aturan,” tulis pengunggah video.
Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.
Oknum perwira tersebut kini telah menjalani pemeriksaan oleh Bidang
Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel.
Dikutip dari Tribrata News, Kabid Humas Polda Kalsel menyampaikan bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota, terlebih yang dapat mencoreng citra institusi Polri di mata masyarakat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Yang bersangkutan sudah ditangani Propam untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menegaskan, setiap anggota Polri wajib menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, termasuk dalam hal disiplin dan keselamatan berkendara.
Selain itu, Polda Kalsel juga mengingatkan seluruh personel agar selalu menjaga sikap dan perilaku, baik saat bertugas maupun di ruang publik, mengingat setiap tindakan dapat dengan mudah menjadi sorotan masyarakat di era digital.
“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan seluruh anggota lebih disiplin dan profesional dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Saat ini, proses pemeriksaan terhadap oknum perwira tersebut masih berlangsung dan hasilnya akan diumumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Polda Kalsel menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Sementara itu oknum perwira tersebut juga sudah memuat video klarifikasi permintaan maaf.
*/ Editor : Mercurius

















