BOMINDONESIA.COM – Dilansir situs resmi muhammadiyah.or.id, dalam ceramahnya di Masjid KH Sudja, Yogyakarta, Ahad (5/1/2025), Aly Aulia, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, mengungkap pentingnya keberkahan dalam hidup.
Beliau menekankan keberkahan dapat dicapai melalui iman dan takwa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Mengawali ceramah, Aly Aulia mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah.
“Banyak orang sehat tapi tidak sempat hadir. Alhamdulillah kita diberikan kenikmatan sempat, sehat, sehingga bisa hadir pagi ini. Ini kebahagiaan,” ujarnya sambil mengundang senyuman dari para hadirin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ceramah kemudian beralih ke pembahasan keberkahan. Menurut Aly, keberkahan adalah sesuatu yang bertambah dan melimpah. “Sedikit yang dilakukan, hasilnya banyak. Pendek yang dilakukan, balasannya melimpah,” jelasnya.
Aly mengingatkan jamaah bahwa hidup di dunia ini singkat dan menjadi bekal untuk kehidupan akhirat yang jauh lebih panjang.
Aly Aulia mengutip firman Allah dari Surah Al-A’raf ayat 96: “Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan atas mereka keberkahan dari langit dan bumi.” Ia menyebut kunci keberkahan adalah iman dan takwa.
Menurut Aly, iman berkaitan dengan akidah dan tauhid, memastikan keyakinan penuh kepada Allah. “Iman tidak boleh setengah-setengah, harus 100 persen yakin. Kalau yakin, semua masalah disikapi dengan sabar, dan kebahagiaan disyukuri,” ucapnya.
Sementara itu, takwa mencakup ibadah secara luas, baik hubungan dengan Allah (hablum minallah) maupun hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). “Takwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, baik dalam ibadah mahdah maupun ghair mahdah,” lanjutnya.
Syirik sebagai perusak iman, baik syirik besar maupun syirik kecil seperti riya, yang kini sering kali muncul dalam bentuk modern seperti “flexing” atau pamer kekayaan. “Hati-hati, ini syirik kecil tapi bisa membahayakan iman,” tandasnya.
Untuk itu, Ia berpesan agar jamaah senantiasa memperkuat iman dan meningkatkan takwa. “Kehidupan dunia yang pendek ini harus menjadi bekal untuk akhirat yang panjang. Kuncinya adalah iman dan takwa,” imbuhnya.












