BOMINDONESIA.COM, MADINAH – Memasuki hari keempat masa kedatangan calon jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, puluhan ribu jemaah telah tiba di Madinah. Hingga pukul 21.00 waktu setempat, tercatat sebanyak 63 kelompok terbang (kloter) atau sekitar 24.500 jemaah telah sampai di kota tersebut.
Kedatangan jemaah masih terus berlangsung. Pada hari yang sama, dijadwalkan sebanyak 16 kloter tambahan akan tiba melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini mencapai 221.000 orang, yang terdiri dari 203.000 jemaah reguler dan 17.000 jemaah haji khusus.
Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui 527 kloter penerbangan yang terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah, sementara gelombang kedua akan tiba melalui Bandara King Abdul Aziz di Jeddah.
Setibanya di Madinah, seluruh jemaah dijadwalkan tinggal selama 8 hingga 9 hari sebelum diberangkatkan ke Makkah untuk menjalankan puncak ibadah haji. Selama berada di Madinah, jemaah memanfaatkan waktu untuk beribadah di Masjid Nabawi, termasuk melaksanakan salat wajib, berziarah, serta mengunjungi sejumlah situs bersejarah.
Dari total jemaah yang telah tiba, sekitar 5.000 orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia) dan berkebutuhan khusus. Selain itu, terdapat sekitar 284 jemaah yang membutuhkan kursi roda dalam menjalankan aktivitas di Tanah Suci.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia telah menyiapkan berbagai layanan khusus. Fasilitas yang disediakan meliputi kursi roda, pendampingan, mobil golf, serta akses prioritas bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Dengan berbagai layanan dan persiapan yang telah dilakukan, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan nyaman selama berada di Tanah Suci.














