Dinkes Banjarmasin Pastikan Jajanan Pasar Wadai Aman dan tidak Mengandung Zat Berbahaya – bomindonesia.com

Dinkes Banjarmasin Pastikan Jajanan Pasar Wadai Aman dan tidak Mengandung Zat Berbahaya

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Banjarmasin Pastikan Jajanan Pasar Wadai Aman dan tidak Mengandung Zat Berbahaya

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN- Aneka masakan maupun jajanan di Pasar Wadai dipastikan aman dan halal untuk dikonsumsi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Banjarmasin pun melakukan pemeriksaan sampel makanan dan minuman di Pasar Wadai Ramadan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jajanan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin selama Ramadan guna memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah meningkatnya produksi dan penjualan pangan.

Sampel yang diuji meliputi kue basah, mie habang, bakso goreng, gulali, manisan buah, serta minuman es berwarna cerah. Pengujian difokuskan pada deteksi kandungan boraks, pewarna tekstil, dan pemanis buatan yang tidak sesuai standar keamanan pangan. Dari hasil pemeriksaan terhadap 10 sampel makanan dan minuman, seluruhnya dinyatakan aman dan tidak mengandung zat berbahaya.

Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes Banjarmasin, Umi Kalsum, mengatakan pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penggunaan bahan berbahaya di tengah tingginya permintaan selama Ramadan.

“Bulan Ramadan identik dengan lonjakan produksi dan penjualan, karena itu kami turun langsung melakukan pengawasan agar tidak ada kandungan bahan berbahaya yang digunakan. Alhamdulillah dari beberapa yang kami periksa hasilnya tidak ditemukan boraks, pewarna tekstil, dan pemanis buatan yang melanggar ketentuan,” ujarnya, baisukan Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh sampel negatif dari zat berbahaya menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berburu takjil dan jajanan berbuka puasa.

Meski demikian, pihaknya menegaskan pengawasan tidak berhenti pada satu kali pemeriksaan. Dinkes bersama Labkesda akan terus melakukan pemantauan selama Festival Pasar Wadai Ramadan berlangsung.

“Pengawasan tidak berhenti hari ini. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih jajanan berbuka puasa. Konsumen diminta memperhatikan warna makanan yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar sebagai langkah awal menghindari risiko pangan berbahaya.

Selain itu, para pedagang diharapkan terus menjaga kualitas dan higienitas pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan.

“Diharapkan para pedagang dapat terus mempertahankan pengolahan pangan yang higienis dan sesuai standar sehingga masyarakat dapat menikmati sajian dalam kondisi aman dan nyaman,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat
Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran
Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara
Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan
Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak
Di Balik Sidak Jembatan Simpang Ulin : Aksi Cepat Advokat Legendaris Banua DR. Fauzan Ramon Kawal Warga Veteran
Tinjau Distribusi Air Bersih, Yamin Harap Warga Kuin Cerucuk Tak Lagi Kesulitan
Angka Kasus Kebakaran di Banjarmasin Menurun

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Salurkan Tabungan Pendidikan Rp5 Juta untuk Anak Guru Honorer yang Wafat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Karhutla Banjarmasin Capai 71 Kejadian, Penanganan Diperkuat dari Darat dan Udara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

Karhutla Serang Kawasan Kampus Uniska, Ribuan Mahasiswa Dipulangkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:42 WITA

Diduga Rumah Dinas Tak Sesuai Peruntukannya, Bagian Umum Lakukan Sidak

Berita Terbaru

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Banjarmasin Bungas

Data yang Tepat, Kebijakan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 8 Okt 2026 - 19:30 WITA

Verified by MonsterInsights