Disdag Kalsel

Disdag Kalsel Jaga Keamanan Produk yang Beredar di Masyarakat

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan,

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan,

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan nasional dalam upaya penertiban kegiatan perdagangan barang bekas dari luar negeri.

Isu ini mencuat setelah Menteri Keuangan RI yang baru dilantik menyampaikan rencana penertiban impor barang bekas demi menjaga penerimaan negara sekaligus memastikan standar kesehatan dan keamanan produk yang beredar di masyarakat.

“Kita baru saja mendengar isu aktual dari pusat bahwa Menteri Keuangan ingin ada penertiban terhadap perdagangan barang bekas impor atau thrifting. Barang-barang ini biasanya masuk tanpa melalui jalur resmi bea cukai karena merupakan barang second,” ujar Ahmad Bagiawan saat ditemui usai kegiatan koordinasi ekonomi di Banjarmasin.

Bagiawan menjelaskan, di wilayah Kalimantan Selatan, perdagangan barang bekas impor tidak secara langsung berada di bawah kewenangan Dinas Perdagangan, namun pihaknya tetap siap jika diminta terlibat dalam proses pengawasan dan penertiban di lapangan.

Baca Juga :  Dinkes Kalsel Pastikan Keamanan Makan Bergizi Gratis

“Secara kewenangan, saat ini Dinas Perdagangan memang belum memiliki tugas langsung untuk penertiban kegiatan thrift. Namun kami siap apabila dilibatkan. Kami menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” jelasnya di Banjarmasin, Selasa (27/10/2025).

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa peran utama dalam pengawasan arus barang impor berada pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, karena semua barang dari luar negeri wajib melewati pemeriksaan kepabeanan. Menurutnya, barang-barang bekas yang beredar di Kalimantan Selatan kemungkinan besar berasal dari wilayah lain yang memiliki akses langsung ke pelabuhan internasional seperti Surabaya, Jakarta, Kalimantan Timur, atau Kalimantan Utara.

“Kalimantan Selatan tidak memiliki jalur langsung barang dari luar negeri. Jadi kalaupun ada barang thrift di sini, biasanya datang dari daerah lain seperti Surabaya, Jakarta, atau wilayah Kalimantan yang berhubungan langsung dengan negara lain,” ungkap Bagiawan.

Baca Juga :  Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Ini Harapan DP3AKB Kalsel

Selain aspek legalitas dan penerimaan pajak, Ahmad Bagiawan juga menyoroti aspek kesehatan dan keselamatan konsumen dari penggunaan barang bekas impor. Ia mengingatkan bahwa penting adanya standar kebersihan dan keamanan produk sebelum diedarkan di pasar domestik.

“Penertiban ini tidak hanya soal pajak dan penerimaan negara, tetapi juga tentang kesehatan masyarakat. Barang bekas dari luar negeri belum tentu bersih atau layak pakai. Kita perlu memastikan tidak ada potensi penularan penyakit atau dampak negatif lainnya,” tegasnya.

Disdag Provinsi Kalsel mendukung langkah pemerintah pusat untuk menata kembali praktik perdagangan barang bekas impor agar sesuai dengan ketentuan dan standar nasional.

“Kami di Kalimantan Selatan siap mendukung kebijakan pusat. Intinya, kami menunggu petunjuk teknis agar pelaksanaannya di daerah bisa terarah dan efektif,” tutup Ahmad Bagiawan.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan Gubernur Haji Muhidin, Kapolda Audensi dan PT Pertamina Patra Niaga Area Kalsel ‘Bahas Penyaluran BBM’
Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Prestasi Kotabaru hingga Pembangunan Jembatan Pulau Laut
Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI
Jaga Loyalitas dan Integritas, Gubernur Haji Muhidin Lantik 192 Pejabat Struktural dan Fungsional
Gubernur Haji Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel
Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional, Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026
Gubernur Kalsel Haji Muhidin Mengapresiasi Kerja Keras SKPD Pemprov Kalsel hingga Tercapai Penghargaan Nasional
Dihadapan Komisi XI DPR RI, Gubernur Haji Muhidin: Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi, Penurunan Stunting dan Kemiskinan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:06 WITA

Pertemuan Gubernur Haji Muhidin, Kapolda Audensi dan PT Pertamina Patra Niaga Area Kalsel ‘Bahas Penyaluran BBM’

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:04 WITA

Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Prestasi Kotabaru hingga Pembangunan Jembatan Pulau Laut

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:17 WITA

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:05 WITA

Jaga Loyalitas dan Integritas, Gubernur Haji Muhidin Lantik 192 Pejabat Struktural dan Fungsional

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:52 WITA

Gubernur Haji Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights