Ibnu Sina Bangga Dua Pahlawan Asal Banjar di Uang Pecahan Rupiah

Ibnu Sina Bangga Dua Pahlawan Asal Banjar di Uang Pecahan Rupiah

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyampaikan kebanggaannya kepada pahlawan daerah dan dua pahlawan yang diabadikan ke uang pecahan rupiah.

Yakni Pangeran Antasari ada di uang pecahan (Rp 2.000) dan KH Idham Chalid (Rp 5.000).

Menurut Ibnu, para pahlawan telah berdedikasi dengan penuh pengorbanan demi kemerdekaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita harus bersyukur dan menghargai jasa-jasa pahlawan. Termasuk menghargai dan memahami dengan rupiah sebagai identitas bangsa Indonesia.

“Rupiah, sebagai mata uang negara, adalah lambang kedaulatan ekonomi yang harus kita cintai, banggakan dan pahami,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan edukasi tersebut amat lah penting sebab rupiah bukan hanya sekadar alat transaksi, namun juga memiliki nilai dan makna historis serta berfungsi sebagai perekat persatuan bangsa.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kontribusi yang nyata.

Baca Juga :  Yamin Apresiasi Kegigihan Siswa SMPN 2 Banjarmasin Perkuat Budaya Lokal

“Melalui kegiatan ini saya berharap masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin dapat semakin memahami pentingnya rupiah dan menghargainya simbol kedaulatan negara kita,” kata dia.

“Mari kita jaga rupiah, seperti kita menjaga semangat kebangsaan yang telah diwariskan oleh para pahlawan yang telah mendahului kita,” jelasnya.

Pangeran Antasari dianugerahi pahlawan nasional dan kemerdekaan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan SK no 06/TK/1968 xi Jakarta 27 Maret 1968.

Sultan Banjar, Pemimpin tertinggi di Kesultanan Banjar ini dikenal orang yang paling berjasa dalam perang banjar melawan penjajahan belanda 14 Maret 1862 silam.

Peperangan itu ia dan pasukannya berjuang tanpa pernah menyerah, tertangkap apalagi tertipu oleh Belanda. Sampai akhirnya ia wafat karena penyakit paru-paru dan cacar yang menyerangnya. Beliau wafat 11 oktober 1862 berumur 53 tahun.

Baca Juga :  Banjarmasin Buka 444 Formasi CPNS dan PPPK, Guru Paling Banyak Dicari

KH Idham Chalid, Pahlawan Nasional satu ini berasal dari Kalsel tepatnya di Satui, Tanah Bumbu yang lahir 27 Agustus 1921.

Idham Chalid, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdasarkan Keppres Nomor 113/TK/Tahun 2011 tanggal 7 November 2011.

Beliau adalah pemimpin Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terlama dari 1956 hingga 1984.

Bukan karena itu saja, jasa-jasanya terhadap bangsa dan negara sudah banyak tertulis dalam catatan sejarah.

Idham Chalid juga pernah menjadi Ketua MPR/DPR aktif dalam dunia pendidikan dan mewariskan dua
yayasan pendidikan agama Islam Darul Maarif di Jakarta Selatan dan Darul Qur’an di Cisarua-Bogor, yang sekaligus juga menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Komitmennya dalam bidang pendidikan adalah dengan membuka yayasan pendidikan untuk orang yang tidak mampu.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI
Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah
Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​
Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat
Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil
Puluhan ASN Rebutan 7 Kursi Eselon ll di Pemko Banjarmasin
Zulbadi Blusukan Pastikan Pelayanan Leding Sampai Ke ujung Sambungan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:48 WITA

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:09 WITA

Demo di Jakarta, Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan Di Tengah Pertambangan PT MMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:29 WITA

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:06 WITA

Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:55 WITA

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights