Inflasi Kalsel Lampaui Nasional

Inflasi Kalsel Lampaui Nasional

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyumbang inflasi di Kalsel antara lain emas perhiasan, ikan gabus, tarif parkir, cabai rawit, dan sigaret kretek mesin

Penyumbang inflasi di Kalsel antara lain emas perhiasan, ikan gabus, tarif parkir, cabai rawit, dan sigaret kretek mesin

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DjPb) Kalimantan Selatan menyampaikan kondisi perekonomian Kalsel pada triwulan I (Januari-Maret) 2025 cukup terjaga dengan tingkat inflasi 1,2 persen (yoy/tahun ke tahun).

“Inflasi Kalsel lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 1,03 persen,” kata Kepala Kanwil DJPb Kalsel Syafriadi di Banjarmasin, Rabu (7/5/2025).

Menurutnya, ketahanan perekonomian Kalsel pada triwulan I periode 2025 terkendali, meskipun terdapat tekanan eksternal akibat perlambatan ekonomi global. ‘’Dukungan positif terhadap perekonomian di Kalsel ditopang adanya peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan,’’ ujarnya.

Ia mengakui, inflasi di Kalsel meningkat pada Maret, yakni terpaut 0,25 persen dibandingkan Februari 2025. “Komoditas penyumbang inflasi di Kalsel antara lain emas perhiasan, ikan gabus, tarif parkir, cabai rawit, dan sigaret kretek mesin,” ungkapnya.

Adapun neraca perdagangan Kalsel pada Maret, imbuh Syafriadi, masih melanjutkan tren positif dengan surplus sebesar 710,72 juta dolar AS.

Meski demikian, sambung dia, perlu diwaspadai karena angka surplus itu menurun 32,24 persen (yoy) dan 14,17 persen (mtm/bulan ke bulan). ‘’Terjadi penurunan surplus neraca perdagangan secara bulanan pada Maret 2025 karena penurunan nilai ekspor, sedangkan nilai impor mengalami peningkatan,’’ terangnya

Baca Juga :  Diharapkan Cadangan Devisa Tetap Terjaga

Penurunan nilai ekspor Kalsel pada Maret, menurut Syafriadi, disebabkan penurunan volume ekspor minyak kelapa sawit dan batu bara. Sementara, impor Kalsel yang meningkat berupa produk minyak petroleum dan kapal/kendaraan air, seperti kapal feri, kapal kargo, kapal tongkang.

Syafriadi juga menjelaskan target pendapatan APBN Kalsel 2025 ditetapkan sebesar Rp22,02 triliun, dengan pencapaian kinerja dari sisi pendapatan sekitar Rp2,05 triliun atau Rp9,32 triliun hingga Maret 2025. “Capaian ini mengalami kontraksi (penurunan) 44,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

bomindonesia

Penulis : Kontributor

Editor : Afdiannoor

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan
Mandat 132 JPT, Customer Pelayaran Tolak Biaya Tambahan Lini 2
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:32 WITA

Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights