Kebakaran Teluk Tiram Renggut Dua Nyawa, Listrik Belum Diputus Saat Warga Berusaha Memadamkan Api

Kebakaran Teluk Tiram Renggut Dua Nyawa, Listrik Belum Diputus Saat Warga Berusaha Memadamkan Api

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api saat berkobar di Gang Berdikari RT 03 RW 01 Gang Sepakat Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat menelan korban jiwa, Minggu (21/9/2025) siang. (foto: istimewa)

Api saat berkobar di Gang Berdikari RT 03 RW 01 Gang Sepakat Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat menelan korban jiwa, Minggu (21/9/2025) siang. (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN -Kebakaran hebat melanda kawasan Gang Berdikari RT 03 RW 01 Gang Sepakat, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 12.00 Wita. Musibah ini menelan dua korban jiwa akibat tersetrum listrik saat berupaya memadamkan api.

Kedua korban adalah Nurdin (16), pelajar SMK 2 Banjarmasin yang tinggal di Gang Family, serta Muhammad Wahyudi (38), warga Gang Odi. Saat kebakaran terjadi, listrik dari PLN belum sempat dipadamkan, sementara warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Nurdin diketahui ikut membantu warga memadamkan api. Sementara Wahyudi merupakan ipar dari Muhammad Riyadi (37), pemilik rumah yang terbakar.

“Tadi saya lihat Nurdin selalu dipegang Wahyudi, keduanya hampir lebih setengah jam tidak bergerak,” tutur seorang saksi mata yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

Selain rumah Riyadi, dua rumah lainnya turut terbakar, yakni milik Abdul Wahid (66) yang diduga sebagai asal api, dan rumah Rahman yang bagian depannya ikut terbakar.

Riyadi yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang urut mengaku masih sempat tidur ketika api membesar. “Saya nekat membuka pintu depan satu-satunya, padahal api sudah panas dan tanpa pelindung apa pun,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah Kosong di Kelayan A Banjarmasin Diduga Dilakukan Seorang ABH

Reny (42), anak Abdul Wahid, menuturkan bahwa ayahnya berhasil selamat meski sempat jatuh bangun saat menyelamatkan diri. “Abah sempat rebahan, tiba-tiba terdengar suara patah-patah dari dapur, begitu dilihat api sudah besar,” katanya.

Sementara sang ibu, Raudah (63), selamat karena saat kejadian sedang berjualan di depan SMP Muhammadiyah 3.

Kini, keluarga korban berada di ruang kamar jenazah. Sementara aparat Polsek Banjarmasin Barat masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

Penulis/Editor: Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk
Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi
Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai
Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito
Demo May Day di Bandung Berujung Ricuh, Massa Berbaju Hitam Rusak Fasilitas Umum
Kebakaran Gudang Plywood PT Surya Satria Timur Corp di Pasir Mas, Pemadaman Terkendala Akses Lokasi
Nelayan Terjatuh saat Melaut dari KM Putra di Muara Kintap, Tim SAR Sisir Laut hingga 70 Mil

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WITA

BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WITA

Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WITA

Dikomando Babe Aldo, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Kalsel Soal Solar Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 08:44 WITA

Puluhan Kios Pasar Bawang Ludes, Pemadam Berjibaku dari Darat dan Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:14 WITA

Setelah 10 Jam Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Ditemukan di Sungai Barito

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights