Kejatuhan Jantung Finansial Sindikat Fredy Pratama

Kejatuhan Jantung Finansial Sindikat Fredy Pratama

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggiring Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama, di gedung Bareskrim Polri (Foto Istimewa)

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggiring Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama, di gedung Bareskrim Polri (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA, JAKARTA – Pelarian panjang Frans Antoni, salah satu aktor intelektual paling dicari dalam sindikat narkoba internasional pimpinan Fredy Pratama alias Casanova, resmi berakhir di tangan tim gabungan Bareskrim Polri.

Frans Antoni bersama istrinya, Petra Niasi, berhasil ditangkap di Malaysia dan diterbangkan langsung menuju Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026) sore.

Penangkapan Frans Antoni yang merupakan teman satu sekolah Fredy Pratama semasa SMA di Malang, Jawa Timur ini, menguak tabir baru mengenai betapa rapinya sistem pengelolaan logistik keuangan yang membuat gembong narkoba terbesar di Indonesia itu tetap mampu bertahan di luar negeri selama lebih dari satu dekade.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layer Pertama dan Jantung Finansial Sindikat

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi bahwa Frans Antoni berada di pucuk pimpinan (ring satu) yang memegang otoritas penuh terhadap perputaran modal sindikat.

“Tersangka FA ini ibarat jantung keuangan dari jaringan FP (Fredy Pratama). Perannya sangat vital, yakni mengatur seluruh arus masuk uang dari hasil penjualan narkotika jenis sabu dan ekstasi di Indonesia, sekaligus mendistribusikannya kembali untuk membiayai operasional penyelundupan logistik narkoba dalam jumlah besar,” ujar Brigjen Pol Eko Hadi di Gedung Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Belasan Remaja Pesta Miras Oplosan Terjaring Patroli Polresta Banjarmasin di Hari Keempat Ramadan

Sejak masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 12 November 2023, Frans Antoni terus berpindah-pindah tempat persembunyian.

Ia sempat menetap lama di wilayah pedalaman hutan Thailand bersama Fredy Pratama, sebelum akhirnya terdesak akibat penyempitan ruang gerak oleh otoritas setempat, lalu menyeberang secara ilegal ke Malaysia hingga akhirnya diringkus.

Modus Penyelundupan: 168 Kali Angkut Cash ke Thailand

Hasil interogasi mendalam membongkar fakta mencengangkan terkait taktik pencucian uang (money laundering) yang digunakan sindikat ini sebelum sistem perbankan mereka diendus oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Sepanjang periode aktifnya, kelompok Frans Antoni tercatat telah melakukan perjalanan udara sebanyak 168 kali penerbangan langsung dari Indonesia ke Thailand.

Aktivitas ini dilakukan secara berkala dengan frekuensi 2 hingga 3 kali setiap bulan menggunakan kurir-kurir khusus.

Dalam setiap kali penerbangan, kurir kepercayaan membawa uang tunai fisik minimal senilai Rp 1 miliar.

Demi menyamarkan volume dan memperkecil bentuk fisik, uang rupiah tersebut terlebih dahulu dikonversi menjadi pecahan mata uang asing bernilai tinggi, seperti Dolar Singapura. Setibanya di Thailand, dana tunai massal ini dicuci melalui jaringan perbankan bawah tanah (illegal underground banking/money changer) serta ditukarkan ke dalam aset kripto (cryptocurrency) untuk dialirkan kembali sebagai modal pembelian bahan baku narkoba di kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle).

Baca Juga :  Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel Bongkar Jaringan Sabu di Banjarbaru dan Banjarmasin

Kepolisian menegaskan bahwa data intelijen gabungan antarnegara secara konsisten menangkap sinyal pergerakan aktif Fredy Pratama.

Pria asal Banjarmasin tersebut dipastikan masih hidup dan memimpin langsung kendali pasokan dari luar negeri.

Lambatnya proses penangkapan murni disebabkan oleh hambatan yurisdiksi dan perlindungan geografis.

Fredy diketahui menikahi putri dari salah satu kartel besar di Thailand, yang memberinya perlindungan logistik dan tempat berlindung di area hutan perbatasan yang sulit ditembus aparat hukum formal.

Dengan jatuhnya Frans Antoni ke tangan Polri, struktur logistik keuangan Fredy Pratama dipastikan mengalami kelumpuhan besar.

Penyidik Bareskrim kini fokus melakukan pelacakan aset (asset tracing) lanjutan serta memeriksa maraton kedua tersangka demi mendapatkan koordinat paling presisi dari persembunyian Fredy Pratama yang kini berstatus Red Notice paling dicari di Asia Tenggara.

Dirangkum dari berbagai sumber

Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Tersangka Keenam Kasus Korupsi Program MBG, Diduga Jual Belikan Titik Dapur SPPG
Tiga Bulan Buron, Polisi Yakin Pelaku Penusukan Maut di Belitung Darat Masih Bersembunyi di Banjarmasin
Kadinkes HSU Akui Serahkan Rp350 Juta karena Takut Lapdu Naik ke Penyidikan
Jaringan Diduga Terafiliasi Fredy Pratama Digulung, Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128 Kilogram Sabu
Kepala BPN Banjarbaru Baru, Warga Tagih Ketegasan Eksekusi Putusan MA Sengketa Lahan Cempaka
Diduga Layani Pelansir secara Tertutup, SPBU di Banjarmasin Digerebek Tim Macan Kalsel
Kapal Perenggek Ikan Terbelah Dua di Laut Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang
Polri dan Warga Satu Layar, Polresta Banjarmasin Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:49 WITA

Kejagung Tetapkan Tersangka Keenam Kasus Korupsi Program MBG, Diduga Jual Belikan Titik Dapur SPPG

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:33 WITA

Kejatuhan Jantung Finansial Sindikat Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:11 WITA

Tiga Bulan Buron, Polisi Yakin Pelaku Penusukan Maut di Belitung Darat Masih Bersembunyi di Banjarmasin

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WITA

Kadinkes HSU Akui Serahkan Rp350 Juta karena Takut Lapdu Naik ke Penyidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:46 WITA

Jaringan Diduga Terafiliasi Fredy Pratama Digulung, Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128 Kilogram Sabu

Berita Terbaru

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggiring Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan narkoba Fredy Pratama, di gedung Bareskrim Polri (Foto Istimewa)

Peristiwa & Hukum

Kejatuhan Jantung Finansial Sindikat Fredy Pratama

Minggu, 21 Jun 2026 - 01:33 WITA

Kalender 2026

Lifestyle

Cek Sisa Long Weekend Hingga Akhir Tahun 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:42 WITA

Buah Anggur Siap Dipanen

Galeri

Konsumsi Buah Anggur Mampu Cegah Kanker

Jumat, 19 Jun 2026 - 20:30 WITA

Verified by MonsterInsights