Kapal Perenggek Ikan Terbelah Dua di Laut Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang – bomindonesia.com

Kapal Perenggek Ikan Terbelah Dua di Laut Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Perenggek Ikan Terbelah Dua di Laut Kotabaru, Satu Tewas dan Satu Hilang

KORBAN SELAMAT DIEVAKUASI – Sejumlah ABK yang selamat bertahan di atas puing kapal perenggek ikan Mega Harapan usai mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Selasa (16/6/2026). Dalam peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia, satu lainnya masih dalam pencarian, sementara lima ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas. (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, KOTABARU – Kecelakaan laut terjadi di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Sebuah kapal perenggek ikan bernama Mega Harapan yang membawa tujuh orang awak dilaporkan bertabrakan dengan kapal lain hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih hilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut berangkat dari wilayah Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung dengan membawa satu kapten kapal dan enam anak buah kapal (ABK).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhamad Alwi (40) yang merupakan kapten kapal. Sedangkan seorang ABK bernama Gilang (23) hingga Selasa sore masih belum ditemukan dan diduga tenggelam di sekitar lokasi kejadian.

Sementara lima awak lainnya berhasil selamat, yakni Bahruddin (43), Muhamad Soleh (26), Amiruddin (40), Alimuddin (43), dan Usman (34).

Dari keterangan para korban selamat, tabrakan terjadi secara mendadak saat sebagian besar awak kapal sedang beristirahat.

Empat orang diketahui sedang tidur, sementara seorang lainnya tengah memasak di dalam kapal.

Mereka mengaku tidak melihat langsung proses tabrakan karena baru tersadar setelah berada di dalam air.

Saat itu kondisi kapal sudah hancur dan terbelah menjadi dua bagian.

Diduga kapal yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah kapal penumpang berbahan besi berwarna putih biru yang melintas di perairan tersebut.

“Korban yang selamat baru menyadari telah terjadi kecelakaan ketika mereka sudah mengapung di air dan melihat kapal dalam kondisi terbelah dua,” berdasarkan laporan yang diterima petugas.

Sekitar pukul 13.00 WITA, lima korban selamat berhasil ditemukan oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Mereka kemudian dievakuasi menuju Desa Labuan Mas untuk mendapatkan pertolongan.

Sementara itu, upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat nelayan setempat.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut.

“Iya benar, telah terjadi kecelakaan laut di perairan Desa Labuan Mas. Saat ini proses pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus dilakukan,” ujarnya tadi malam via WhatsApp

Kapolres menjelaskan, pencarian dilakukan secara masif dengan melibatkan personel Polairud, Polsek Pulau Laut Selatan, TNI AL, Basarnas, BPBD, nelayan setempat serta unsur terkait lainnya.

Tim gabungan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kapal nelayan maupun armada patroli guna mempercepat proses pencarian.

“Kami bersama tim gabungan terus melakukan pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian. Semoga korban yang masih hilang segera ditemukan,” tambahnya.

Selain melakukan pencarian, petugas juga masih mengumpulkan keterangan dari para korban selamat untuk mengetahui secara pasti kronologi

kecelakaan serta mengidentifikasi kapal yang diduga terlibat dalam tabrakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung, sementara penyebab pasti kecelakaan laut tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Penulis /Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE
Kejati Kalsel Tetapkan 3 Pejabat BKSDA jadi Tersangka Korupsi, Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp5,6 M
Utang Rp5,7 Juta Berujung Maut, AS Habisi Nyawa Juhrani dan Kabur ke Kalteng, Ditangkap di Tabunganen
38 Jemaah Gagal Umrah, Pasutri Pemilik Travel Naila Syafaah Diseret ke Pengadilan
Sidang 64 Kg Sisik Trenggiling Digelar di PN Banjarmasin, Dua Terdakwa Terancam Pasal Berlapis
KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan BNPB, Adik Kepala Badan Ikut Terseret
Sinergi Bea Cukai – TNI dan AVSEC Ungkap 4,23 Juta Batang Rokok Ilegal dan 1,1 Kg Emas, Dandempom : Laporkan Jika ada Dugaan Keterlibatan Oknum
Babak Baru Kasus KM Virgo Transport 8, Nahkoda Ditetapkan Tersangka

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Kabut Asap Selimuti Kalsel, Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026 Kedepankan E-TLE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:41 WITA

Kejati Kalsel Tetapkan 3 Pejabat BKSDA jadi Tersangka Korupsi, Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp5,6 M

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:12 WITA

Utang Rp5,7 Juta Berujung Maut, AS Habisi Nyawa Juhrani dan Kabur ke Kalteng, Ditangkap di Tabunganen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:08 WITA

38 Jemaah Gagal Umrah, Pasutri Pemilik Travel Naila Syafaah Diseret ke Pengadilan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Sidang 64 Kg Sisik Trenggiling Digelar di PN Banjarmasin, Dua Terdakwa Terancam Pasal Berlapis

Berita Terbaru

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Banjarmasin Bungas

Akhirnya Banjarmasin Terima Bantuan Karhutla Senilai Rp20 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:48 WITA

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Daerah

Murung Raya Raih Juara Umum Tiga di FSQ Kalteng 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:03 WITA

Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas

Banjarmasin Bungas

Dinkes Banjarmasin Bekali Mahasiswa ULM Ilmu Kesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:22 WITA

Verified by MonsterInsights