Mengenal Delta Force dan Pasukan Elit Amerika Serikat yang Terlibat Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro – bomindonesia.com

Mengenal Delta Force dan Pasukan Elit Amerika Serikat yang Terlibat Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal Delta Force dan Pasukan Elit Amerika Serikat yang Terlibat Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro

BOMINDONESIA.COM, WASHINGTON— Nama Delta Force kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah pasukan elit Amerika Serikat itu diklaim terlibat dalam operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

Operasi militer berisiko tinggi tersebut disebut berlangsung cepat dan terkoordinasi, menandai salah satu aksi paling kontroversial AS di kawasan Amerika Latin dalam beberapa dekade terakhir.

Delta Force, yang memiliki nama resmi 1st Special Forces Operational Detachment-Delta (1st SFOD-D), merupakan unit pasukan khusus paling rahasia di bawah kendali Joint Special Operations Command (JSOC).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unit ini dibentuk khusus untuk menjalankan misi tingkat strategis, seperti penangkapan tokoh bernilai tinggi, kontra-terorisme, operasi senyap lintas negara, hingga penyelamatan sandera di wilayah musuh.

Pasukan ini dikenal memiliki standar seleksi ekstrem.

Tidak semua prajurit elite bisa lolos menjadi operator Delta Force.

Mereka dilatih dalam pertempuran jarak dekat, infiltrasi rahasia, penembakan presisi, intelijen lapangan, hingga kemampuan berbaur dengan lingkungan sipil tanpa terdeteksi.

Karena tingkat kerahasiaannya, hampir seluruh operasi Delta Force jarang diumumkan secara resmi ke publik.

Dalam operasi di Venezuela, Delta Force disebut tidak bekerja sendiri.

Beberapa pasukan elit AS lainnya diduga turut mendukung jalannya misi, baik dalam perencanaan, pengamanan, maupun evakuasi target.

Salah satu unit yang kerap beroperasi bersama Delta Force adalah SEAL Team Six (DEVGRU) dari Angkatan Laut AS.

Unit ini memiliki spesialisasi operasi maritim, penyerbuan cepat, serta penangkapan target bernilai tinggi di kawasan pesisir dan perkotaan.

SEAL Team Six juga dikenal sebagai pasukan yang sering ditugaskan dalam operasi lintas negara yang bersifat sangat sensitif.

Selain itu, terdapat pula Army Rangers, pasukan infanteri ringan elit yang berfungsi sebagai pendukung serangan awal dan pengamanan wilayah operasi.

Rangers kerap diterjunkan untuk mengamankan jalur masuk, bandara, atau titik strategis sebelum pasukan utama bergerak.

Di sektor intelijen dan pengintaian, CIA Special Activities Center (SAC) diyakini memainkan peran penting.

Unit paramiliter CIA ini bertugas mengumpulkan data intelijen, memetakan pergerakan target, serta memastikan lokasi dan waktu operasi berjalan sesuai rencana.

Kolaborasi antara pasukan militer dan intelijen inilah yang menjadi ciri khas operasi rahasia Amerika Serikat.

Operasi penangkapan Maduro disebut dilakukan dengan pendekatan cepat, senyap, dan minim eskalasi terbuka. Target diamankan dan segera dievakuasi keluar wilayah Venezuela sebelum situasi berkembang menjadi konflik terbuka berskala besar.

Aksi ini memicu reaksi keras dari pemerintah Venezuela yang menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan negara.

Di sisi lain, Amerika Serikat menyebut operasi itu sebagai bagian dari penegakan hukum internasional terkait tuduhan kejahatan narkotika dan korupsi tingkat tinggi.

Klaim keterlibatan Delta Force dan unit-unit elit AS lainnya kembali menegaskan peran pasukan khusus Amerika Serikat sebagai instrumen utama dalam operasi geopolitik berisiko tinggi.

Meski jarang tampil di ruang publik, satu operasi besar cukup untuk kembali menempatkan mereka di pusat perhatian dunia.

*Berbagai Sumber

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh
Relawan Damkar Gugur dalam Tugas Karhutla di Alalak, Bupati Batola Melayat ke Rumah Duka
Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan
BPSK Banjarmasin Kembali Aktif, Warga Kalsel Bisa Mengadu
Relawan Karhutla di Tanjung Puting Tarik Diri, Desak Pemerintah Kerahkan Water Bombing
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Langit Banjarbaru Memerah, Karhutla Lahap Lahan di Jalan Golf Menuju Bandara
Setelah Malam Memerah, Kini Siang Diselimuti Asap, Karhutla Kembali Landa Belakang UNISKA Handil Bakti

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Pagar DPRD Kalsel Jebol, Demo Mahasiswa Tuntut Karhutla jadi Bencana Nasional Berakhir Ricuh

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:57 WITA

Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia Apresiasi Polda Kalsel Jaga Trenggiling dari Kepunahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:16 WITA

BPSK Banjarmasin Kembali Aktif, Warga Kalsel Bisa Mengadu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Relawan Karhutla di Tanjung Puting Tarik Diri, Desak Pemerintah Kerahkan Water Bombing

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights