NasDem Soroti Pencegahan dan Efek Jera

NasDem Soroti Pencegahan dan Efek Jera

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudianto Lallo Anggota Komisi III DPR RI

Rudianto Lallo Anggota Komisi III DPR RI

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Rudianto Lallo Anggota Komisi III DPR RI angkat bicara soal aksi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) melakukan penangkapan 9 kepala daerah hasil Pilkada 2024 lewat OTT (Operasi Tangkap Tangan).

“OTT adalah salah satu cara penindakan dalam proses penegak hukum di bidang korupsi. Tetapi yang paling kita harapkan adalah ada pengembalian (kerugian negara) dari kasus itu,” ucap Rudianto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Baca Juga :  KPK: Praktik Koruptif Mulai Sasar Generasi Muda

Ia meminta KPK juga bisa memberikan efek jera dari penindakan atau OTT tersebut. “Tidak sekadar langkah-langkah yang kemudian hari ini boleh dikata tidak ada efek jera. Ya kan, tidak ada efek jera. Karena hampir tiap bulan mungkin ada yang di OTT,” ujar politisi Partai NasDem ini.

Baca Juga :  Survei Pilkada Jakarta, Mayoritas Pemilih NasDem, PKS, PKB ke Anies

Maraknya OTT terhadap kepala daerah, sebut Rudianto, akan menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas upaya pencegahan korupsi. ​”Sampai kapan kita akan seperti ini? Ya, OTT seperti ini. Maka saya kira teman-teman penegak hukum harus merumuskan konsep ya, gagasan, ide agar tidak terjadi praktik OTT tadi,” ungkap dia.

​”Yang paling penting bagaimana memfungsikan Deputi Pencegahan,” imbuhnya.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat
Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah
Tawarkan Political Block ‘NasDem-Gerindra’
Partai Politik Boleh Sponsori Halte, Asal Bayar!
Dapil Nasional: Jangan Paksa Semua Politisi Bertarung di Daerah
Parliamentary Threshold 7 Persen Terlalu Tinggi
Sahroni Aktif Lagi, Pimpin Komisi III 10 Maret 2026
Ramadan Momen Ajarkan Nilai Pengendalian Diri Bagi Elit Politik

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:54 WITA

Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 10:38 WITA

Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 14:25 WITA

Tawarkan Political Block ‘NasDem-Gerindra’

Minggu, 12 April 2026 - 11:19 WITA

Partai Politik Boleh Sponsori Halte, Asal Bayar!

Kamis, 9 April 2026 - 23:23 WITA

Dapil Nasional: Jangan Paksa Semua Politisi Bertarung di Daerah

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights