Nelayan Terjatuh saat Melaut dari KM Putra di Muara Kintap, Tim SAR Sisir Laut hingga 70 Mil

Nelayan Terjatuh saat Melaut dari KM Putra di Muara Kintap, Tim SAR Sisir Laut hingga 70 Mil

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENCARIAN NELAYAN - Anggota Basarnas Banjarmasin saat melakukan pencarian nelayan yang tenggelam di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026). (foto:istimewa)

PENCARIAN NELAYAN - Anggota Basarnas Banjarmasin saat melakukan pencarian nelayan yang tenggelam di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026). (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026).

Korban diketahui bernama Amat (19), warga Muara Asam-asam.

TIa dilaporkan terjatuh saat melaut bersama rekan-rekannya menggunakan kapal nelayan KM Putra.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan dari pihak TNI AL, kejadian bermula sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu korban berada di bagian buritan kapal untuk buang air. Namun diduga kehilangan keseimbangan, korban terjatuh ke laut dan tenggelam.

Rekan korban sempat berupaya melakukan pertolongan, namun tubuh korban dengan cepat hilang dari pandangan dan tidak berhasil ditemukan.

Laporan kejadian diterima Basarnas pada pukul 13.30 Wita.

Baca Juga :  Kesekian Kalinya Ditresnarkoba Polda Kalsel Tangkap Kaki Tangan Fredy Pratama, Tiga Kurir Terancam Hukuman Mati

Tak lama berselang, tepat pukul 13.50 Wita, tim rescue dari Pos SAR Kotabaru langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Tim harus menempuh jarak sekitar 70 Nautical Miles (NM) dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 2,5 jam melalui jalur laut.Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Kotabaru, Lanal Muara Kintap, Polairud Tanah Laut, Polsek Kintap, serta masyarakat nelayan setempat.

Dalam upaya pencarian, tim dilengkapi peralatan seperti Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, perlengkapan selam, serta dukungan komunikasi berbasis satelit Starlink guna mengatasi keterbatasan jaringan di lokasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan fokus pencarian hari pertama adalah penyisiran permukaan air di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Motif Samson Habisi Kekasihnya di Rumah Mantuil Banjarmasin

“Kami telah memberangkatkan tim rescue terdekat. Fokus awal adalah penyisiran berdasarkan perhitungan arus dan angin. Saat ini korban masih dalam pencarian,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kendala utama di lapangan berupa terbatasnya jaringan komunikasi seluler, meski kondisi cuaca terpantau cerah.

Sebagai langkah antisipasi, tim menggunakan perangkat komunikasi satelit agar koordinasi tetap berjalan lancar.

Selain itu, Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami mengingatkan agar selalu menggunakan life jacket atau alat keselamatan, terutama saat berada di tepi kapal,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di perairan Muara Kintap.

*/ Editor :  Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
BRI Branch Office Martapura Serahkan Bantuan CSR Satu Unit Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah ke Denzipur 8/GM
Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Menteri Muhatruddin Teken MoU dan Isi Kuliah Umum di Kampus Uniska
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:35 WITA

BRI Branch Office Martapura Serahkan Bantuan CSR Satu Unit Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah ke Denzipur 8/GM

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:32 WITA

Tanah Laut jadi Sentra Jagung Kalsel, Tabel Rafaksi Pertama di Indonesia Resmi Berlaku

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights