OTT KPK di HSU

OTT KPK di HSU, Diduga dari Kajari hingga Kadis Pendidikan Terjaring

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, AMUNTAI– Kabar mengejutkan datang dari Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kamis (18/12/2025) siang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan jajaran pejabat Kejaksaan Negeri HSU dan Dinas Pendidikan setempat.

Informasi yang beredar menyebutkan, pejabat Kejaksaan yang diduga terjaring OTT di Kantor Kejari setempat itu termasuk Kajari, Kasi Intel, Kasi Datun, serta sopir Kajari.

Sementara dari Dinas Pendidikan HSU, pejabat yang diduga terlibat adalah Kepala Dinas dan beberapa pihak rekanan. Hingga saat ini, jumlah barang bukti maupun nominal uang yang diamankan belum diketahui.

Tokoh pemuda HSU, Romeir Emma Ramadayanti Rivilla, mengatakan, kabar OTT KPK ini sudah ramai diperbincangkan warga melalui pesan berantai dan grup WhatsApp.

“Ya, saya mengetahui adanya dugaan OTT KPK ini dari sejumlah informasi dan pesan berantai di beberapa grup WhatsApp.

Saya belum tahu informasi yang sebenarnya, tetapi yang jelas ini sudah ramai jadi pembicaraan warga Kota Amuntai,” ujarnya Kamis sore.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, para terduga pelaku dibawa oleh petugas KPK dengan pengawalan ketat dari aparat Brimob.

Petugas sempat terlihat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri HSU, yang membuat perhatian masyarakat semakin meningkat. Beberapa pejabat berwenang yang coba dikonfirmasi media enggan memberikan keterangan.

Baca Juga :  Manipulasi 190 Rekening Kredit, Tiga Mantan Pegawai BRI Kuin Alalak Terancam 4,5 Tahun Penjara

Kasus OTT KPK di Kabupaten HSU ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, operasi serupa menjerat pejabat Dinas PUPRP HSU dan Bupati HSU saat itu, Abdul Wahid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait dugaan OTT yang terjadi di Dinas Pendidikan HSU.

Warga Kota Amuntai pun terus menunggu klarifikasi resmi dan perkembangan terbaru dari kasus ini.

Kasi Penkum Kejati Kalsel,Yuni Priyono SH MH yang coba dikonfirmasi berkali kali tidak mengangkat telponnya
Informasinya yang bersangkutan sedang cuti

Penulis/ Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat
Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas
Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan
Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Korban Gugur Bertambah, Bripda Nopandri Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:47 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WITA

Fakta Baru Tragedi Berdarah Katingan Terungkap, Korban Diduga Dianiaya Sebelum Tewas

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:56 WITA

Kasus Batu Bara Richard Arief Muljadi Bergulir, Klaim Rugi Rp7,79 Miliar Korban Minta Keadilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:32 WITA

Kasus Penyerangan Polisi di Katingan, Robi Ditangkap, Aparat Kejar Pelaku Lain

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

Verified by MonsterInsights