BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Distribusi air bersih PAM Bandarmasih hingga sekarang ini belum merata sampai ke ujung-ujung sambungan. PAM Bandarmasih pun terus menjejal berbagai upaya, agar penyaluran air bersih tidak terjadi masalah.
Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Edwarsyah menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyusun dua rencana untuk pengoptimalan distribusi air bersih itu.
Pertama yakni dengan melakukan rekayasa distribusi dimana penyaluran akan dibagi ke sambungan yang secara volume airnya kurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Contohnya seperti di wilayah Banjarmasin Selatan, ini pihaknya telah melakukan pembagian beban dari Boster Grilya. Disana akan diatur agar wilayah yang distribusi terganggu menjadi lancar.
Meski telah dipecah, Boster Gerilya akan mendapat tambahan suplai lagi dari IPA 2. Sehingga tidak mengganggu sambungan yang lama.
“Rekayasa distribusi ini setidaknya bisa menstabilkan sekitar 5 ribu pelanggan di Banjarmasin Selatan. Kemudian juga akan dijalankan di wilayah barat,” ucapnya.
Edwar mengakui, secara jumlah pelanggan PAM Bandarmasih terjadi overload, dimana terjadi ketidakseimbangan antara produksi dan jumlah pelanggan.
Meskipun itu, pengoptimalan distribusi terus dijaga agar air bersih tetap bisa didapatkan masyarakat dan pelanggan.
“Masyarakat Banjarmasin memiliki hak untuk mendapatkan air bersih. Meski kami terjadi overload, untuk masyarakat tetap kami maksimalkan pelayanannya,” ucapnya.
Edwar juga berharap PAM Bandarmasih bisa menggandeng investor untuk bisa menambah produksi air bersih. Dari investor itu akan dibangun infrastruktur- infrastruktur kebutuhan air minum.
“Kita sudah menjalin komunikasi dengan dua investor, mudahan wacana ini nanti bisa disetujui RUPS dan distribusi air bersih benar-benar bisa merata sampai ke ujung,” tutupnya.
Penulis : Hamdani












