Panas Hujan Tak Menentu, Dinkes Ingatkan Ancaman Faringitis hingga DBD

Panas Hujan Tak Menentu, Dinkes Ingatkan Ancaman Faringitis hingga DBD

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Panas hujan tak menentu yang terjadi belakangan ini memicu berkembangnya kuman. Kewaspadaan ancaman penyakit juga siap mengintai manusia apabila kesehatan tak diperhatikan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap penyakit radang tenggorokan (faringitis) dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dwi Atmi, menjelaskan bahwa perubahan cuaca yang fluktuatif ini sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh masyarakat.

​”Beberapa hari yang lalu, agak lama ya mungkin hampir semingguan, cuaca kita panas dan kering. Saat musim kemarau dan cuaca panas, kecenderungan masyarakat pasti mencari minuman yang dingin atau es. Hal ini yang kemudian memicu peningkatan kasus penyakit,” ungkap Atmi ditemui di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (11/06/2026).

Baca Juga :  Bersama ASOBSI, Wali Kota Yamin Hidupkan Kembali Ratusan Bank Sampah Yang Mati Suri

​Berdasarkan laporan yang masuk dari berbagai Puskesmas ke Dinas Kesehatan, terjadi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan atas, khususnya faringitis.

​Untuk dihimbau khusus bagi warga yang memiliki tenggorokan sensitif namun tetap ingin mengonsumsi minuman dingin di tengah cuaca terik.

​”Bagi masyarakat yang mungkin sensitif dengan suhu dingin di tenggorokan, bisa mengantisipasinya dengan meminum air hangat setelah minum es. Tujuannya agar tidak memicu radang bagi mereka yang memang sering mengalami gejala tersebut,” imbaunya.

​Selain infeksi saluran pernapasan, juga ancaman DBD. Kondisi ini menciptakan tempat perkembangbiakan yang ideal bagi nyamuk Aedes aegypti.

​”Ketika musim kemarau diselingi hujan seperti hari ini, kita harus sangat waspada terhadap demam berdarah. Nyamuk Aedes aegypti itu sangat menyukai tempat yang berisi air bersih,” tegas Dwi.

Baca Juga :  Maksimalkan Fungsi PDU Tangani Sampah Banjarmasin

​Lebih lanjut, ia menyoroti perilaku membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik seperti botol minuman bekas, sebagai pemicu utama naiknya kasus DBD.

Jika dibiarkan di ruang terbuka, botol-botol tersebut akan menampung air hujan yang sifatnya bersih, sehingga menjadi sarang nyamuk yang sempurna.

​”Oleh karena itu, kami memohon kerja sama masyarakat. Mari kita pilah sampah dari rumah supaya tidak menjadi sarang nyamuk. Pastikan di lingkungan kita tidak ada tumpukan sampah plastik terbuka yang bisa menampung air hujan,” pungkas Atmi.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Tezar Dorong IKM Segera Daftarkan Usaha ke SIINas
Banjarmasin Raih Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN
Beras Banjar ‘Larang’, Siane Sarankan Ganti Beras Pamanukan yang sama ‘Karau’ dan Murah
Wali Kota Yamin Titip Pesan Kepada 407 PPPK yang sedang Menjalani Orientasi
RUPS Pam Bandarmasih Fokus Perkuat Layanan di Tengah Tekanan Ekonomi
Satu-satunya Di Kalsel, Program Tera Meteran PAM Bandarmasih Berhasil Hemat Keuangan
Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat
Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:26 WITA

Panas Hujan Tak Menentu, Dinkes Ingatkan Ancaman Faringitis hingga DBD

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:11 WITA

Sekda Tezar Dorong IKM Segera Daftarkan Usaha ke SIINas

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:51 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN

Senin, 8 Juni 2026 - 20:27 WITA

Beras Banjar ‘Larang’, Siane Sarankan Ganti Beras Pamanukan yang sama ‘Karau’ dan Murah

Senin, 8 Juni 2026 - 19:17 WITA

Wali Kota Yamin Titip Pesan Kepada 407 PPPK yang sedang Menjalani Orientasi

Berita Terbaru

KEBAKARAN PEMUKIMAN - Kobaran api mengamuk di kawasan Jalan KS Tubun Gang 2 Damai, Banjarmasin, Jumat (12/6/2026) petang. Sejumlah unit pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. (foto: istimewa)

Peristiwa

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:33 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Panas Hujan Tak Menentu, Dinkes Ingatkan Ancaman Faringitis hingga DBD

Jumat, 12 Jun 2026 - 18:26 WITA

Verified by MonsterInsights