Pemkab Mura Siapkan Perbup PJLP, Jawab Kebutuhan Tenaga Kontrak di Bawah Dua Tahun

Pemkab Mura Siapkan Perbup PJLP, Jawab Kebutuhan Tenaga Kontrak di Bawah Dua Tahun

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab dan DPRD Mura saat menggelar rapat pembahasan nasib tenaga kontrak dengan masa kerja di bawah dua tahun, Selasa (24/6/2025). (foto: Diskominfo)

Pemkab dan DPRD Mura saat menggelar rapat pembahasan nasib tenaga kontrak dengan masa kerja di bawah dua tahun, Selasa (24/6/2025). (foto: Diskominfo)

BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mura menggelar rapat penting terkait penataan tenaga kontrak dengan masa kerja di bawah dua tahun, Selasa (24/6/2025), di ruang rapat pleno DPRD Mura.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Rumiadi, didampingi Wakil Ketua I Dina Maulidah itu dihadiri langsung Bupati Mura Heriyus, jajaran Kepala Perangkat Daerah, dan sejumlah anggota legislatif lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Heriyus mengungkapkan pentingnya kebijakan daerah menyikapi dampak dari penataan tenaga non-ASN secara nasional. “Banyak layanan di sektor pendidikan dan kesehatan yang terganggu akibat kekurangan tenaga setelah mereka yang masa kontraknya di bawah dua tahun dirumahkan,” tegasnya.

Baca Juga :  TMMD ke-125 Banjarmasin Ditutup, Warga Kuin Kacil Nikmati Hasil Pembangunan

Menjawab permasalahan ini, Pemkab Mura akan segera merumuskan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penyelenggaraan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Perbup ini akan menjadi dasar hukum bagi pengelolaan kembali tenaga kontrak melalui sistem outsourcing secara legal dan efisien.

Heriyus menambahkan, keberadaan Perbup PJLP sangat vital untuk menghindari kekosongan regulasi serta menjamin proses rekrutmen berjalan sesuai aturan dan efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Ledeng Macet di Kawasan Alalak, FMPA Kalsel Bantu Komunikasikan Distribusi Via Mobil Tangki

Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah. “Saya sepakat Perbup PJLP segera disusun. Kita butuh regulasi yang kuat dan jelas agar daerah bisa bergerak cepat,” ujarnya.

Ketua DPRD Rumiadi juga menyoroti pentingnya memastikan perlindungan hak-hak tenaga kerja dalam sistem outsourcing yang akan diterapkan, serta perlunya pengawasan ketat agar pelayanan publik tetap berkualitas.

Penulis : Maya/Diskominfo
Editor   :  Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal
Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga
352 Peserta Ikuti Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya Tahun 2026
Perkuat Pengawasan Pemerintahan, DPRD Murung Raya Ikuti Bimtek di Jakarta
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Pemkab Murung Raya Gelar Rakor TEPRA, Fokus Percepat Penyerapan Anggaran dan Pembangunan
Dina Maulidah: Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM itu Penting

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WITA

Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:41 WITA

Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:00 WITA

Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WITA

352 Peserta Ikuti Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya Tahun 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:46 WITA

Perkuat Pengawasan Pemerintahan, DPRD Murung Raya Ikuti Bimtek di Jakarta

Berita Terbaru

Kalender Bulan Juni 2026

Galeri

Cek Kalender Bulan Juni 2026, Kapan Libur?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:33 WITA

PROSES EVAKUASI - jasad pelaku penembakan Brigadir Arya Supena usai dilumpuhkan aparat dalam penggerebekan di Pesawaran, Lampung, Jumat (15/5/2026). (foto: tangkapan layar)

Peristiwa & Hukum

Penembak Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak Polisi Karena Melawan

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23 WITA

Verified by MonsterInsights