Persahabatan Soe Hok Gie dan Prabowo yang Jarang Diketahui Publik – bomindonesia.com

Persahabatan Soe Hok Gie dan Prabowo yang Jarang Diketahui Publik

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto muda saat meletakan bunga jelang pemakaman Soe Hok Gie
(Foto: akun Instagram @komisidotco)

Prabowo Subianto muda saat meletakan bunga jelang pemakaman Soe Hok Gie (Foto: akun Instagram @komisidotco)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Tak banyak yang mengetahui bahwa antara aktivis idealis era 1960-an, Soe Hok Gie, dan Prabowo Subianto, yang kini dikenal sebagai Presiden , tokoh militer dan politik Indonesia, pernah terjalin hubungan akrab sebagai sahabat sekaligus murid dan mentor.

Dilansir dari akun @komisidotco, kisah pertemuan keduanya bermula pada awal 1960-an, ketika Soe Hok Gie terlibat dalam Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), sebuah gerakan yang dipimpin oleh Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo.

Dari situlah Gie mengenal keluarga Djojohadikusumo, termasuk Prabowo muda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soe Hok Gie dikenal sebagai ikon generasi muda yang berani menentang kekuasaan Orde Lama dengan idealisme yang tajam.

Dalam salah satu catatan terkenalnya berjudul “Catatan Seorang Demonstran”, Gie bahkan menulis tentang Prabowo sebagai sosok pemuda yang cerdas namun masih naif.

“Bagi saya, Prabowo adalah seorang pemuda (atau kanak-kanak) yang kehilangan horison romantiknya. Ia cepat menangkap persoalan dengan cerdas, tapi naif. Mungkin kalau ia berdiam 2-3 tahun dan hidup dalam dunia nyata, ia akan berubah,” tulis Gie.

Kedekatan mereka juga tampak dalam kisah yang cukup legendaris.

Prabowo disebut sempat meminjamkan sepatu lars miliknya kepada Gie untuk mendaki Gunung Semeru.

Namun pendakian itu justru menjadi perjalanan terakhir bagi sang aktivis muda, yang meninggal akibat keracunan gas beracun di puncak Semeru pada tahun 1969.

Prabowo dikabarkan hadir dalam pemakaman Soe Hok Gie.

Ia disebut sangat terpukul atas kepergian sahabatnya itu.

Nilai-nilai kejujuran, idealisme, dan cinta tanah air ala Gie diyakini tetap menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup Prabowo hingga kini.

*/ Editor: Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”
Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung
Antusias Haul Wali Pacah Ampat Kotabaru dan Cerita Tubuh Wali yang Terbagi Empat
Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004
Ketika Perompak Somalia Salah Pilih Lawan
Evolusi Nama Banjarmasih, Bandarmasih Hingga Banjarmasin
Festival Folk Song ’74 di Banjar Raya, Demam Musik Rakyat di Banjarmasin yang tak Pernah Benar-benar Padam
In Memoriam Rudy Laturete Cerita Pantera, Gang Tera, dan Jejak Rock yang Tak Pernah Mati

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:38 WITA

Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:02 WITA

Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:49 WITA

Antusias Haul Wali Pacah Ampat Kotabaru dan Cerita Tubuh Wali yang Terbagi Empat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:50 WITA

Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:22 WITA

Ketika Perompak Somalia Salah Pilih Lawan

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Masker ke Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:24 WITA

Banjarmasin Bungas

Cegah ISPA, Dinkes Banjarmasin Bagikan 20 Ribu Kepada Masyarakat

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:14 WITA

Banjarmasin Bungas

Warga Banjar Desak Pemkot Banjarmasin Kelola Majukan Makam ‘Raja Banjar’

Rabu, 26 Agu 2026 - 18:56 WITA

Verified by MonsterInsights