PNM Ukir Sejarah! Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Dukung Pemberdayaan Perempuan

PNM Ukir Sejarah! Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Dukung Pemberdayaan Perempuan

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 00:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi . (Foto: Dok. PNM)

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi . (Foto: Dok. PNM)

BOMINDONESIA.COM,JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan tonggak sejarah penting di pasar keuangan Indonesia dengan menerbitkan Orange Bonds pertama di Tanah Air, Jumat (28/6/2025). Langkah ini menjadi penegasan komitmen BUMN tersebut dalam memperkuat pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pendekatan keuangan inklusif dan berkelanjutan.

Instrumen keuangan ini meliputi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi senilai Rp6 triliun dan PUB Sukuk senilai Rp10 triliun, yang semuanya berwawasan sosial (Social Themed Bonds). Disebut sebagai “Orange Bonds”, karena selaras dengan gerakan Orange Movement yang fokus pada kesetaraan gender, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs Goal 5).

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyebut penerbitan ini bukan sekadar inovasi finansial, melainkan motor transformasi sosial. Dana hasil obligasi dan sukuk tersebut akan digunakan untuk memperkuat pembiayaan dan pendampingan kepada perempuan ultra mikro lewat program PNM Mekaar dan PNM Mekaar Syariah.

“Orange Bonds adalah wujud nyata keuangan berdampak. Ini adalah tonggak pertama di Indonesia, dan sekaligus pembuka jalan bagi investasi sosial yang mendorong kesetaraan gender,” jelas Arief.

Pada tahap pertama tahun ini, PNM berhasil menghimpun Rp1 triliun dari obligasi dan Rp1,75 triliun dari sukuk, dengan rincian:

Obligasi PNM:

Seri A: Tenor 370 hari, kupon 6,25%/tahun

Seri B: Tenor 3 tahun, kupon 6,65%/tahun

Seri C: Tenor 5 tahun, kupon 6,85%/tahun

Sukuk Berwawasan Sosial Orange:

Seri A: Tenor 370 hari, indikasi bagi hasil 6,25%/tahun

Seri B: Tenor 3 tahun, indikasi bagi hasil 6,65%/tahun.

Baca Juga :  Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga

Seri C: Tenor 5 tahun, indikasi bagi hasil 6,85%/tahun

Obligasi ini mendapat peringkat idAAA dari PEFINDO, sementara sukuk meraih peringkat idAAAsy, menunjukkan prospek keuangan PNM yang stabil meski di tengah ketidakpastian global. Penerbitan Orange Bonds juga mendapat dukungan dari Impact Investment Exchange (IIX), platform global dalam ekosistem investasi sosial.

Ilustrasi perempuan Indonesia yang mengikuti program PNM Mekaar dan PNM Mekaar Syariah

Arief menambahkan, ke depan PNM akan terus mendorong digitalisasi, penguatan ekosistem ultra mikro, serta pelatihan berkelanjutan untuk nasabah. Seluruh dana akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025, dengan pembayaran bunga dilakukan setiap 3 bulan.

“Kami ingin perempuan yang selama ini unbankable bisa berdaya, berpenghasilan, dan membawa dampak ekonomi di sekitarnya,” tandas Arief.

*/ Editor Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi
Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan
FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi
Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara
BRI Banjarmasin Samudera dan PT SANY Banjarmasin Perkuat Sinergi Melalui Sosialisasi Layanan dan Produk Perbankan
Mandat 132 JPT, Customer Pelayaran Tolak Biaya Tambahan Lini 2
Pertamax Green Melonjak 31 Persen, Benarkah Bioetanol Solusi Ketahanan Energi?

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:33 WITA

Sidang APBMI Vs Dirjen Hubla, Ahli Nilai Surat Edaran Melampaui Kewenangan Regulasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

Delegasi Indonesia Hadiri Asia Sustainable Energy Week 2026, PT Hayau Berait Bersama Grup Dorong Percepatan Energi Terbarukan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:38 WITA

FKPWK Dukung Wacana Penambahan Layer Tarif Cukai Rokok, Dinilai Dorong Industri Ilegal Masuk Jalur Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:32 WITA

Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:22 WITA

Maraknya Rokok Polos Dinilai Ancam Industri Resmi dan Pendapatan Negara

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights