TNI

Prajurit TNI Gugur Saat Bertugas di Lebanon

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan dan Perang di Israel Terus Berlanjut

Serangan dan Perang di Israel Terus Berlanjut

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Tiga prajurit TNI yang bertugas menjaga perdamaian PBB di Lebanon gugur dalam serangan Israel di Lebanon selatan. Israel pun bereaksi.

Menurut Israel, gugurnya tiga prajurit TNI ini belum tentu tanggung jawab mereka. Israel menyebut kasus ini perlu ditinjau secara menyeluruh.

“Insiden-insiden tersebut sedang ditinjau secara menyeluruh untuk mengklarifikasi keadaan dan menentukan apakah insiden tersebut diakibatkan oleh aktivitas Hizbullah atau aktivitas IDF,” tulis militer Israel di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu dicatat bahwa insiden-insiden ini terjadi di area pertempuran aktif, di mana mereka beroperasi melawan kelompok Hizbullah yang didukung Iran,” imbuh unggahan militer Israel tersebut.

Baca Juga :  Agama yang Banyak Dianut Masyarakat Israel

Ia meminta dunia tidak mengasumsikan peristiwa ini karena ‘ulah’ militer Israel. “Oleh karena itu, tidak boleh diasumsikan bahwa insiden di mana tentara UNIFIL terluka disebabkan oleh IDF,” katanya, merujuk pada Pasukan Interim PBB di Lebanon (UNIFIL).

Akibat peristiwa ini, total prajurit TNI di Lebanon yang meninggal tiga orang. PBB mengatakan dua prajurit meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL.

Sebelumnya, satu prajurit TNI meninggal pada Minggu (29/03) ketika serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan.

Baca Juga :  TNI Perkuat Postur Pertahanan Nasional, Target 750 Batalyon Tempur hingga 2029

Tiga prajurit TNI yang meninggal itu bernama Praka Farizal Rhomadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan, dua prajurit TNI itu gugur ketika sedang menjalankan misi mengawal kendaraan UNIFIL menuju titik tertentu. Saat dalam perjalanan, kendaraan yang dikendarai pasukan TNI meledak hingga akhirnya memakan korban jiwa. “Terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya prajurit,” kata Aulia dilansir Antara.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama
Tradisi Nyeser Dayak Taba, Ritual Topeng Unik yang Tetap Lestari di Kalbar
Demi Keamanan Wisatawan, Kemkomdigi Siap Tertibkan OTA Tak Berizin

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 21:41 WITA

Senja dan Dust In The Wind di Pasar Loak Kebayoran Lama

Jumat, 3 April 2026 - 21:09 WITA

Tradisi Nyeser Dayak Taba, Ritual Topeng Unik yang Tetap Lestari di Kalbar

Rabu, 1 April 2026 - 12:23 WITA

Prajurit TNI Gugur Saat Bertugas di Lebanon

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:47 WITA

Demi Keamanan Wisatawan, Kemkomdigi Siap Tertibkan OTA Tak Berizin

Berita Terbaru

Screenshot

Peristiwa & Hukum

Bukti Baru Kasus Penggelapan Kopbun Sawit, Polisi Panggil Panitia RAT

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:09 WITA

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights