Program ‘Coklat-BB’ Untuk Pelayanan Maksimal Sekaligus Berantas Gaptek di Banjarmasin Barat

Program ‘Coklat-BB’ Untuk Pelayanan Maksimal Sekaligus Berantas Gaptek di Banjarmasin Barat

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 09:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan Maksimal Sekaligus Berantas Gaptek (foto:istimewa)

Pelayanan Maksimal Sekaligus Berantas Gaptek (foto:istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Upaya meningkatkan pelayanan masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat terus diterapkan. Salah satunya dengan inovasi ‘Coaching Clinic Kecamatan Banjarmasin Barat (Coklat-BB)’.

Inovasi yang dirilis Sekretaris Kecamatan Banjarmasin Barat, Haryanta SE ini bermaksud sebagai pemerataan intelektual di tengah berkembangnya teknologi informasi.

Era digitalisasi seperti sekarang ini tidak ada alasan gagap teknologi, apalagi dalam hal pelayanan masyarakat dan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kecamatan Banjarmasin Barat sudah menggunakan teknologi informasi, yaitu aplikasi/website pelayanan.

Haryanta SE, Sekcam Banjarmasin Barat
Haryanta SE, Sekcam Banjarmasin Barat

“Aparatur kecamatan dan kelurahan harus bisa menguasai aplikasi/web pelayanan tersebut. Karenanya mereka perlu diberikan pelatihan dan bimbingan secara terus-menerus dan program ini sudah kita jalankan sejak September 2024 hingga sekarang,” ujar Haryanta, saat ditemui bomindonesia.com, Jumat (1/11/2024).

Baca Juga :  Momentum Peringatan HANI 2025, BNN dan Pemkot Banjarmasin Tetapkan Dua Kelurahan Bersinar

Haryanta melanjutkan, pembentukan coaching clinic dan kegiatan coaching clinic merupakan salah satu upaya adanya peningkatan kompetensi aparatur kecamatan dan kelurahan dan di implementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang menjadi tugas pokok dan fungsi dan uraian tugas nya masing-masing.

Rancangan aksi perubahan pada milstone/jangka pendek 2 (dua) bulan sebanyak 6 aplikasi/web pelayanan dan implementasinya terlaksana sebanyak 10 , yaitu presensi, tpp, sim@asn batuah, kayuh baimbai, kenangan, sipd ri, lpse pencatatan swakelola & non swakelola, e lapor, sumberdaya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Barat, Dr. Ibnu sabil, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai bahwa program ‘Coklat-bb’ efektif dalam upaya memberikan pelatihan & bimbingan kepada aparatur kecamatan dan kelurahan agar mereka semakin profesional, kompeten untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta uraian tugas mereka dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Israel Serang Damaskus Suriah!

“Ini inovasi luar biasa, program ini akan ada keberlanjutannya di tahun yang akan datang. Tentunya kegiatan ini mendukung program banjarmasin smart city dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (spbe),” ujarnya.

Yesi Petikasari, (coachee/peserta) Kasi Pemerintahan & kesejahteraan sosial Kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat, mengucap syukur mendapatkan manfaat pelatihan program coaching clinic itu.

Karena selain bisa meningkatkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, ia merasa dapat mudah mengembangkan diri dengan informasi teknologi. “Alhamdulillah saya merasakan manfaat nya setelah mengikuti coaching clinic, bertambahnya kemampuan bisa mempergunakan aplikasi/web yang menjadi tanggung jawab saya. Terlebih saya juga merangkap sebagai pptk,”. “Mudah-mudahan kedepannya tetap dilaksanakan coaching clinic,” ujarnya.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota
BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan
Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan
Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar
Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi
Pemkab Kabupaten Kotabaru Dorong Inovasi Daerah Lewat Bimtek dan Launching INOTEKDA 2026
Puluhan Mahasiswa dan Akun Sosmed Ikuti Workshop Penulisan Artikel Sejarah
Hargai Seni Budaya Daerah, Disbudporapar Banjarmasin Gelar Seleksi Gita Bahana

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WITA

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 April 2026 - 16:43 WITA

BREAKING NEWS ! Kejari Banjarmasin Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Server Disdik, Mantan Kadis dan Kabid Langsung Ditahan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:29 WITA

Uji Nyata Ketangguhan Damkar Dipertontonkan Dalam Lomba Ketangkasan

Kamis, 23 April 2026 - 23:31 WITA

Kejari Banjarmasin Tahan Penyedia Proyek Server Disdik, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp5,08 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WITA

Ringkus Residivis Narkoba,Polsek Banjarmasin Utara Sita Puluhan Gram Barbuk Sabu dan Ekstasi

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Wali Kota Yamin: Pemuda Pelopor Harus Jadi Aktor Utama Perubahan Kota

Senin, 27 Apr 2026 - 19:50 WITA

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi Al Ittifaq di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong: meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal.

Teknologi

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Senin, 27 Apr 2026 - 13:19 WITA

Verified by MonsterInsights