Tangani HIV/AIDS, Dinkes Banjarmasin Rutin Lakukan Screening dan Sosialisasi hingga Pelajar

Tangani HIV/AIDS, Dinkes Banjarmasin Rutin Lakukan Screening dan Sosialisasi hingga Pelajar

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Penderita HIV/AIDS hingga sekarang masih menjadi perhatian dan diperingati sedunia setiap 1 Desember. Menyikapi itu, Pemerintah Kota Banjarmasin pun rutin melakukan deteksi dini melalui berbagai kegiatan.

Plt Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadan menyampaikan, penderita HIV/AIDS di Banjarmasin cukup memprihatinkan dan terbanyak se Kalsel.

Meskipun itu, pihaknya tak tinggal diam dan terus melakukan upaya-upaya penekaanan kasus hingga membantu hak sosial dan psikologi penderita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kadis Kesehatan Banjarmasin M Ramadan
Plt Kadis Kesehatan Banjarmasin M Ramadan

“Untuk menangani kasus dinas kesehatan melaksanakan kegiatan deteksi dini / screening pada populasi kunci dan kelompok resiko, Dinkes telah menyediakan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) — baik melalui puskesmas maupun rumah sakit di Banjarmasin,” ucap Ramadan yang sekarang menjabat Kadis PPA Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Peringati HUT KORPRI Ke-53, Wawali Tekankan Soal Profesional Kinerja Aparatur Sipil Negara

Ramadan melanjutkan, bahwa pihaknya juga melakukan langkah pengobatan bagi penderita atau orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Tujuannya agar ODHA memperoleh terapi antiretroviral (ARV), menurunkan viral load, memperbaiki daya tahan tubuh, dan menekan risiko penularan serta kematian.

Adapun program penanganan ODHA itu seperti Terapi ARV, pengobatan rutin untuk menekan virus dan menjaga kesehatan pasien.

Baca Juga :  Cekcok Berujung Maut, Pria di Kuin Selatan Diduga Ditusuk Istri hingga Tewas

“Layanan ODHA bisa langsung di puskesmas atau rumah sakit,”

Sebagai langkah pendeteksian dini, Dinkes bekerja sama dengan puskesmas, LSM dan komunitas untuk mendeteksi kasus di kelompok berisiko (misalnya pekerja seks, LSL, pengguna narkoba suntik, tempat hiburan malam) melalui skrining aktif / VCT mobile.

“Secara umum, Dinkes melaksanakan pertemuan advokasi dan diseminasi HIV/AIDS serta melaksanakan penyuluhan di sekolah melalui Puskesmas telah melakukan edukasi dan sosialisasi di sekolah, termasuk upaya promosi kesehatan dan pencegahan perilaku berisiko,” tutupnya.

Penulis : Hamdani

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah
Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​
Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat
Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil
Puluhan ASN Rebutan 7 Kursi Eselon ll di Pemko Banjarmasin
Zulbadi Blusukan Pastikan Pelayanan Leding Sampai Ke ujung Sambungan
Pemuda Banjarmasin Dituntut Kreatif dan Jangan Hanya Jadi Pelengkap
Pertahankan WTP 26 Tahun Berturut-turut, PAM Bandarmasih Perkuat Transparansi dan Tingkatkan Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:29 WITA

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:06 WITA

Banyak Orang Tua Memilih ke Sekolah Swasta​

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:55 WITA

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Senin, 6 Juli 2026 - 20:06 WITA

Wali Kota Yamin Prihatin Pemadaman Listrik Bergilir Rugikan Pelaku Usaha Kecil

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:54 WITA

Puluhan ASN Rebutan 7 Kursi Eselon ll di Pemko Banjarmasin

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights