Transfer Keuangan Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 Berkurang Rp1,2 Triliun, Berdampak pada Program Pembangunan

Transfer Keuangan Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 Berkurang Rp1,2 Triliun, Berdampak pada Program Pembangunan

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) menghadapi tantangan besar setelah pemerintah pusat mengurangi alokasi dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp1,2 triliun untuk tahun anggaran 2026.

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, menilai kebijakan pengurangan dana tersebut akan berpengaruh signifikan terhadap jalannya pembangunan daerah.
“Pemangkasan TKD ini membuat ruang fiskal kita semakin sempit. Banyak program pembangunan strategis dan pelayanan publik yang kemungkinan tertunda karena keterbatasan anggaran,” ujar Bebie usai rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  Wakasad Disambut Adat Dayak, Tinjau Lokasi Latihan Tempur di Murung Raya

Ia menambahkan DPRD bersama pemerintah daerah akan mencari solusi agar sektor-sektor prioritas tetap berjalan, terutama pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar masyarakat.
“Kami akan kawal penggunaan anggaran supaya tetap efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus dalam kesempatan yang sama mengatakan, pengurangan TKD oleh pemerintah pusat memang berdampak besar terhadap pelaksanaan program pembangunan.
“Akibat pengurangan TKD ke daerah, banyak kegiatan yang tidak dapat terlaksana. Hanya kegiatan operasional dinas saja yang bisa berjalan,” kata Heriyus.

Baca Juga :  Murung Raya Tuan Rumah TPN XII, Siap Gelar Pameran Karya Inovatif Guru dan Siswa

Ia berharap pemerintah pusat dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. “Kalau TKD tetap dikurangi, kami akan melakukan penyesuaian lagi di awal tahun 2026,” ujarnya.

Heriyus memastikan bahwa belanja pegawai pemerintah, seperti ASN, PPPK, dan tenaga honorer, tetap aman karena dananya sudah dialokasikan.

Diketahui, TKD 2026 untuk Pemkab Murung Raya berkurang sekitar Rp1,2 triliun, dari estimasi awal Rp2,6 triliun menjadi Rp1,6 triliun, atau turun sekitar 43 persen.

Penulis: Maya
Editor: Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perda CSR Disosialisasikan, Ketua DPRD Rumiadi Tekankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada Masyarakat
Rumiadi Apresiasi Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Kebersamaan Polri dan Masyarakat
Dina Maulidah : Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Dorong Peningkatan Sektor UMKM Lokal
Ketua DPRD Rumiadi Tekankan Profesionalisme dan Objektivitas Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran
Sambut Wagub Kalteng, Rumiadi Tekankan MTQ Bukan sekadar Ajang Perlombaan
Fraksi NasDem Dorong Penataan OPD Mura Berorientasi pada Efektivitas Kinerja dan Pelayanan Publik
Fraksi PPP DPRD Mura Dukung Penguatan BPBD Melalui Penataan Kelembagaan Perangkat Daerah
DPRD dan Pemkab Murung Raya Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Menjadi Perda

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:21 WITA

Perda CSR Disosialisasikan, Ketua DPRD Rumiadi Tekankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada Masyarakat

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:01 WITA

Rumiadi Apresiasi Jalan Sehat HUT Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Kebersamaan Polri dan Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:30 WITA

Dina Maulidah : Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Dorong Peningkatan Sektor UMKM Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:28 WITA

Ketua DPRD Rumiadi Tekankan Profesionalisme dan Objektivitas Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:55 WITA

Sambut Wagub Kalteng, Rumiadi Tekankan MTQ Bukan sekadar Ajang Perlombaan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights