Unukase Bahas Fenomena Bangunan Miring di Banjarmasin

Unukase Bahas Fenomena Bangunan Miring di Banjarmasin

- Redaksi

Kamis, 26 Desember 2024 - 11:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOMINDONESIA.COM, BANJAR – Bangunan miring hingga ambruk sering terjadi di Banjarmasin. Hal tersebut menjadi perhatian Fakultas Sains, Teknologi, dan Kesehatan (FSTK) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) yang menggelar Kuliah Tamu di Gedung Dakwah, Rabu (25/12/2024).

Kuliah ini membahas fenomena bangunan miring yang menjadi tantangan di dunia konstruksi, khususnya di kota Banjarmasin yang memiliki karakteristik tanah lunak dan struktur geoteknik yang kompleks.

Dekan Fakultas Sains, Teknologi, dan Kesehatan (FSTK) , Silfiana Ila Masruroh, sekaligus membuka acara perkulihan, menyampaikan, bahwa acara ini dihadiri oleh sejumlah perguruan tinggi, baik secara langsung maupun daring, termasuk Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Puangrimaggalatung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Uniska.

“Mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kuliah tamu ini, dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber terkait topik bangunan miring dan solusi konstruksinya,” ujarnya.

Kemudian, Sebagai narasumber, Prof. Dr. Ir. Rusdiansyah, M.T., IPU, ASEAN Eng., yang merupakan guru besar di bidang teknik sipil dan ahli dalam geoteknik serta pondasi, berbagi pengalaman dan pandangannya tentang tantangan yang dihadapi dalam pembangunan di daerah dengan kondisi tanah yang tidak stabil.

Sebelumnya, persoalan kontruksi bangunan di Banjarmasin juga dibahas oleh Ketua Gatensi Kalsel, M Khuzaimi. Ia menyampaikan kiat-kiat agar bangunan atau gedung bisa kokoh meski di tanah rawa gambut.

Jika bangunan kayu maupun semi permanen seperti perumahan di Banjarmasin pada umumnya, itu cukup menggunakan pondasi kaca puri yang sebelumnya didahului dengan pemberian cerucuk kayu galam dengan perhitungan yang cukup.

Baca Juga :  Mapala Uniska Gelar USCF 2025, Pencetak Bibit Atlet Panjat Tebing

Pondasi kacapuri ini hanya untuk bangunan satu lantai saja, jangan coba-coba dibangun untuk dua lantai. Apalagi material beton, bila itu tetap dilakukan maka sangat beresiko.

Bangunan dua lantai, misalnya seperti yang baru terjadi insiden itu, standarnya adalah pondasi ‘cakar ayam’. Jika kacapuri, maka wajar terjadi roboh.

“Saya menyarankan agar pemerintah kedepan memberikan regulasi terkait standar pendirian kontruksi bangunan. Misal, untuk bangunan dua lantai wajib menggunakan pondasi cakar ayam. Pemerintah bisa tak memberikan izin jika tidak sesuai dengan itu,” bebernya.

bomindonesia

Editor : Hamdani

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah
Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026
Orasi Guru Besar, Prof M Zainul Gambarkan Transpormasi Digital Dalam Branding Pendidikan
Prof M Zainul Sampaikan Motivasi Menjadi Seorang Guru Besar, Ini Katanya?
Dari Layar ke Ruang Kelas, Dian Sastrowardoyo Resmi jadi Dosen Vokasi UI

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:23 WITA

Prof Zainul : Optimalkan Produk Dalam Negeri Atasi Rupiah yang Melemah

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:35 WITA

Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Selasa, 28 April 2026 - 14:49 WITA

Fokus Penguatan Agrominapolitan Berbasis Susupan Gunung di HSU, Fakultas Pertanian UNISKA Banjarmasin Lepas 66 Mahasiswa PMMP 2026

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Senin, 1 Jun 2026 - 13:58 WITA

Fase Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Serambi

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Mulai Hari Ini

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WITA

Verified by MonsterInsights