BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Direktur LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan, H Akhmat Husaini SH MH mempertanyakan mengapa klarifikasi soal viralnya anggaran susu dan buah-buahan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda tidak disampaikan langsung oleh yang bersangkutan.
Padahal, Wakil Wali Kota dikenal aktif di media sosial dan memiliki banyak pengikut.
Pria yang akrab disapa H Usai itu menilai, karena polemik bermula dari media sosial, maka publik juga berharap penjelasan disampaikan langsung oleh Hj Ananda, bukan hanya melalui akun resmi Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Karena yang viral ini juga dari media sosial. Jadi wajar kalau masyarakat berharap ibu wakil wali kota sendiri yang menjelaskan,” ujarnya, Jumat (9/5/2026).
Selain itu, H Usai juga mengkritisi langkah Pemko Banjarmasin yang baru bereaksi setelah anggaran tersebut ramai diperbincangkan publik.
“Yang disayangkan itu kenapa setelah viral baru ada penjelasan dan pengembalian anggaran. Kalau tidak ramai, apakah ini akan terus berjalan tanpa diketahui publik?” katanya.
Meski demikian, H Usai tetap mengapresiasi langkah Pemko Banjarmasin yang memutuskan mengembalikan anggaran tersebut.
Menurutnya, kebijakan itu setidaknya menunjukkan adanya respons terhadap kritik masyarakat.
Namun ia menilai, sejak awal penyusunan anggaran semestinya sudah dipertimbangkan secara matang agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
“Kalau memang anggaran itu untuk menunjang kegiatan kedinasan atau menjamu tamu, harusnya dijelaskan dari awal.
Jangan setelah viral baru buru-buru dikembalikan sehingga terkesan panik atau ketakutan,” katanya lagi.
Aktivis antikorupsi yang kerap melakukan aksi di Kejaksaan Agung, Mabes Polri hingga KPK itu juga tidak mempersoalkan klarifikasi yang disampaikan Bagian Umum Setdako Banjarmasin melalui akun media sosial resmi Pemko Banjarmasin.
Menurutnya, hal itu memang bagian dari tugas dan fungsi mereka.
Dalam unggahan klarifikasi akun Instagram @pemko_banjarmasin, sejumlah komentar netizen juga ikut menjadi perhatian.
Salah satunya akun @rizkipuspito yang menulis komentar, ““konten konten nya kisah peduli banar lawan masarakat mehimungi kalinya di belakang me igut banar jangan tapi percaya lawan konten amun kedida ke tersparan lawan anggaran anggaran kada tapi bepaedah jangan becari duit di dalam pemerintahan cukup makan gajih gin sukur” tulisnya
Sebelumnya, anggaran pengadaan susu dan buah-buahan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin menjadi viral usai diunggah akun Instagram @info_cerewetkalsel.
Polemik tersebut kemudian direspons Pemko Banjarmasin dengan memberikan klarifikasi dan menyatakan anggaran itu dikembalikan.
Penulis/Editor : Mercurius












