Wali Kota Tinjau Dampak NUFReP di Pengambangan

Wali Kota Tinjau Dampak NUFReP di Pengambangan

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 11:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN –  Selepas meninjau pengerukan sungai Guring hingga Pekapuran. Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR melanjutkan peninjauan progres pelaksanaan National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di kawasan Pengambangan, Jumat (13/02/2026). Peninjauan difokuskan pada pendataan serta pengukuran ulang batas wilayah yang berpotensi terdampak proyek, termasuk SDN Pengambangan 9 Banjarmasin yang berdiri di atas lahan milik TNI.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan proses pembangunan tidak terhambat persoalan administrasi lahan di kemudian hari. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tim teknis melakukan verifikasi lapangan guna mengetahui secara pasti titik-titik terdampak, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas umum agar pelaksanaan program tidak menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pakai Dana Pribadi, Yamin-Ananda Studi Tiru Ke Banyumas Untuk Atasi Masalah Sampah di Kota Banjarmasin

“Kita tidak ingin proyek ini berhenti di tengah jalan hanya karena batas lahan tidak jelas. Maka hari ini kita lakukan pengukuran ulang di lapangan untuk memastikan wilayah mana saja yang akan terdampak langsung,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menegaskan bahwa keterbukaan data menjadi kunci agar pelaksanaan proyek kelak berjalan tepat sasaran dan minim risiko. Untuk itu, Pemerintah Kota Banjarmasin menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta pihak TNI sebagai pemilik lahan guna menyamakan persepsi dan mempercepat penyelesaian administrasi. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat tahapan pembangunan fisik tanpa mengabaikan aspek legalitas dan kepentingan masyarakat yang terdampak langsung di lapangan. Program NUFReP sendiri ditargetkan rampung pada 2027 dan menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir terintegrasi di Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Pendaftar PNS di Banjarmasin Sudah berjumlah 993 Orang Untuk 444 Formasi

Pemko optimis, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, proyek ini dapat segera beroperasi dan memberikan dampak nyata dalam mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman warga.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global
Banjarmasin Berhasil Juara Umum POPDA Kalsel, Pemko Siapkan Bonus
Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi
Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P
Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa
Wali Kota Yamin Minta ASN Dinkes Aktif Jadi Pelopor Pengurangan Sampah Plastik
Sharing Antar Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Selangkah Maju Kedepan
Pengerjaan Jalan di Sungai Gampa Selesai, Program TMMD di Banjarmasin Resmi Ditutup

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:58 WITA

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:12 WITA

Banjarmasin Berhasil Juara Umum POPDA Kalsel, Pemko Siapkan Bonus

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Sembelih 10 Hewan Kurban, Uniska Bagikan Ribuan Potong Daging Sapi

Senin, 25 Mei 2026 - 19:03 WITA

Tekan Kasus TBC hingga Kanker, Banjarmasin Gencarkan Advokasi P2P

Senin, 25 Mei 2026 - 08:29 WITA

Uniska MAB Dinobatkan Sebagai Juara Umum Nasional Ajang Simbelmawa

Berita Terbaru

KORBAN TEWAS - Lokasi ditemukan korban (arsir) tewas  serta sebuah sepeda motor yang tak jauh dari TKP ( foto istimewa) Senin (1/6/2026).

Peristiwa & Hukum

Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Tembus Basirih-Mantuil

Senin, 1 Jun 2026 - 23:30 WITA

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pesan Yamin, di Hari Lahir Pancasila dan Tantangan Global

Senin, 1 Jun 2026 - 13:58 WITA

Verified by MonsterInsights