BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Buah Kerja keras dan kerjasama tim. Kontingen Kota Banjarmasin berhasil keluar sebagai Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2026.
Suksesnya Banjarmasin merengkuh predikat juara umum ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil.
Ia mengaku sangat bersyukur karena kompetisi tahun ini terbilang jauh lebih kompetitif dengan keterbatasan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
“Target kita memang juara umum ya pada tahun ini dan tahun ini memang cukup berat sebenarnya karena hanya empat cabor yang dipertandingkan dan kekuatan kita ada di basket pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ibnu Sabil saat diwawancarai Jumat (29/05/2026).
Di tengah ketatnya persaingan, Ibnu Sabil membeberkan bahwa raihan trofi juara umum ini tidak lepas dari kejutan besar yang dipersembahkan oleh tim sepak bola pelajar Banjarmasin.
Pasalnya, cabor sepak bola selama ini menjadi salah satu nomor yang paling sulit ditaklukkan oleh kontingen kota.
“Dan alhamdulillah kita juga tidak menyangka untuk sepak bola yang selama ini kita apa namanya, tahun sebelum-sebelumnya itu sulit untuk mendapatkan juara persatu. Medali emas Alhamdulillah pada tahun ini medali emas dan itu sungguh menolong juga,” ungkapnya.
Selain kejutan dari lapangan hijau, pundi-pundi kemenangan Banjarmasin juga disokong penuh oleh tim voli pelajar putri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sehingga kita mendapatkan tiga emas satu perunggu untuk voli putri, dan ini cukup mengantarkan Banjarmasin menjadi juara umum pada saat di POPDA,” sambung Sabil.
Ketika ditanya mengenai peta persaingan terberat selama gelaran POPDA Kalsel 2026 berlangsung, Ibnu Sabil menunjuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai kompetitor paling tangguh yang membayangi posisi Banjarmasin.
HSS sendiri sukses menempel ketat di posisi kedua (runner-up) juara umum dengan raihan dua medali emas, terutama berkat dominasi mereka di cabor sepak takraw.
Sebaliknya, performa tim takraw dan voli putra Banjarmasin diakui masih memerlukan pembenahan total ke depannya, mengingat langkah mereka sudah harus terhenti lebih awal di babak penyisihan.
Kegagalan di sektor tersebut langsung menjadi bahan evaluasi cepat bagi Disbudporapar untuk menatap ajang-ajang olahraga yang akan datang.
“Untuk kedepannya, untuk takraw dan voli ini memang harus kita fokuskan untuk bagaimana persiapan lebih berdekatan lagi di dua cabor terlebih dahulu,” cetusnya.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pembinaan atlet muda, Pemko Banjarmasin membawa kabar gembira terkait infrastruktur penunjang latihan.
Masalah klasik mengenai keterbatasan tempat latihan bagi para atlet dipastikan akan segera teratasi dengan rampungnya pembangunan fasilitas olahraga baru.
“Untuk pembinaan, pada tahun ini Insya Allah sportorium sudah kita bangunkan, sehingga permasalahan-permasalahan salah satunya adalah masalah tempat latihan yang selama ini dari teman-teman ini sudah bisa memanfaatkan nanti sportorium yang ada untuk kegiatan seperti voli, terus juga nanti penemunya mungkin sepak takraw, basket, dan kegiatan-kegiatan olahraga yang lainnya,” papar Ibnu Sabil
Menariknya, gedung sportorium ini dirancang agar dapat diakses penuh secara fleksibel demi memaksimalkan porsi latihan para atlet daerah.
“Sehingga sportorium ini dapat digunakan 1 kali 24 jam untuk para atlet untuk pelatihan,” tegasnya.
Terakhir, Sabil memberikan angin segar mengenai adanya apresiasi finansial atau bonus bagi para pahlawan olahraga pelajar yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Banjarmasin di ajang POPDA Kalsel 2026.
Meskipun demikian, pihaknya masih harus menghitung secara cermat regulasi anggaran sebelum merilis nominal pastinya ke publik.
”Insya Allah kita usahakan ada bonus untuk teman-teman atlet-atlet POPDA, kita usahakan untuk mereka mendapatkan bonus. Tapi nilainya belum bisa disebutkan. Untuk nilai mungkin nanti kita coba cek lagi,” pungkas Kepala Disbudporapar Banjarmasin tersebut.












