Ahmad Maulana: Perubahan APBD 2025 Difokuskan pada Kebutuhan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

Ahmad Maulana: Perubahan APBD 2025 Difokuskan pada Kebutuhan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Maulana, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Murung Raya (foto: istimewa)

Ahmad Maulana, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Murung Raya (foto: istimewa)

BOMINDONESIA.COM, PURUK CAHU – Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Murung Raya, Ahmad Maulana, menegaskan bahwa Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 disusun dengan mempertimbangkan dinamika daerah serta kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Selain menyesuaikan prediksi penerimaan asli daerah, KUPA-PPAS juga mengoptimalkan alokasi anggaran untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Maulana dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).

Ia menjelaskan, pembahasan KUPA-PPAS dilaksanakan pada 20–22 Agustus 2025, dengan melibatkan tim anggaran pemerintah daerah sesuai jadwal Badan Musyawarah DPRD. Dalam forum tersebut, berbagai strategi disepakati untuk menjaga keseimbangan fiskal dan memastikan arah pembangunan daerah tetap sesuai visi-misi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis 2025

Maulana juga memaparkan bahwa proyeksi pendapatan daerah mengalami penyesuaian dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,4 triliun, sementara belanja daerah meningkat dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2,8 triliun. Adapun penerimaan pembiayaan daerah naik signifikan dari Rp12,9 miliar menjadi Rp504,1 miliar.

Baca Juga :  Bupati Murung Raya dan Kodam XXII/Tambun Bungai Tinjau Lokasi Pembangunan Yon TP

“Selisih antara proyeksi pendapatan dan belanja menimbulkan defisit yang ditutupi melalui pembiayaan netto dari Silpa tahun berjalan sebesar Rp491,1 miliar,” jelasnya.

Menurut Maulana, perubahan tersebut tidak semata-mata soal angka, melainkan mencerminkan komitmen DPRD Murung Raya dalam memastikan kebijakan anggaran tetap berpihak kepada masyarakat dan memperhatikan kondisi daerah.

“Semua penyesuaian KUPA-PPAS telah disusun sesuai regulasi dan berorientasi pada efektivitas pembangunan serta kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Penulis : Maya
Editor   : Mercurius

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Susilo Sebut FBIM Jadi Wadah Pelestarian Budaya Dayak dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pj Sekda Sarwo Mintarjo Ajak Generasi Muda Nyalakan Semangat Boedi Oetomo
Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal
Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga
352 Peserta Ikuti Rakerda TP-PKK Kabupaten Murung Raya Tahun 2026
Perkuat Pengawasan Pemerintahan, DPRD Murung Raya Ikuti Bimtek di Jakarta
Hadir di Kuala Kapuas, Prodi Hukum UCB Jadi Pilihan Putra Daerah Melanjutkan Kuliah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:27 WITA

Susilo Sebut FBIM Jadi Wadah Pelestarian Budaya Dayak dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:05 WITA

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pj Sekda Sarwo Mintarjo Ajak Generasi Muda Nyalakan Semangat Boedi Oetomo

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WITA

Dina Maulidah: FBIM Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:41 WITA

Lepas Kontingen FBIM, Bupati Heriyus Tekankan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:00 WITA

Dina Maulidah Dorong Program Gelari Pelangi Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Keluarga

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights