Angka Produksi Industri Kendaraan Bermotor Meningkat

Angka Produksi Industri Kendaraan Bermotor Meningkat

- Redaksi

Senin, 2 Desember 2024 - 04:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Otomotif Makin Menggeliat (foto:istimewa/bomindonesia)

Produksi Otomotif Makin Menggeliat (foto:istimewa/bomindonesia)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Industri otomotif Indonesia tetap menunjukkan angka pertumbuhan yang luar biasa. Baik industri kendaraan bermotor (KBM) roda dua maupun roda empat, keduanya mampu bertahan dengan rantai pasok yang juga terus hidup.

Periode Januari-Oktober 2024, industri KBM roda dua memiliki kinerja produksi sebesar 5,8 juta unit dengan penjualan 5,4 juta unit, dan ekspor CPU sebesar 458 unit.

Industri KBM roda empat, kinerja positif menunjukkan angka produksi meningkat sebesar 996 ribu unit, penjualan sebesar 710 ribu unit, ekspor CBU sebesar 390.000  unit dan impor CBU sebesar 80 ribu unit. “Angka ini setara dengan pertumbuhan sebesar 6,7% dari total keseluruhan pada tahun 2023,” tutur Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dalam keterangan resminya.

Komitmen global terhadap net zero emission (NZE), Indonesia menargetkan penurunan emisi sesuai dengan kesepakatan global 43,2 persen. Karenanya, pemerintah menyiapkan berbagai macam insentif termasuk penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), bea masuk 0%, dan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik.

“Regulasi ini dirancang untuk mendorong investasi dan akselerasi transisi menuju energi bersih. Sejalan dengan komitmen itu, Kemenperin dengan mengusung multiple pathway approach yang merupakan strategi kami untuk mencapai target tersebut,” sebutnya.

Baca Juga :  Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Percepat Interaksi dengan Pelanggan

Permenperin Nomor 36 tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda 4 Emisi Karbon Rendah, memberikan insentif pengurangan pajak barang mewah pada setiap teknologi kendaraan dengan emisi karbon rendah. ‘Pendekatan ini mempertimbangkan keunggulan dan kekurangan dari setiap teknologi yang ada,’ imbuhnya.

Di dalam regulatory framework, terdapat persyaratan penggunaan komponen lokal produksi Indonesia atau nilai minimum Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Apabila persyaratan lokal purchase maupun TKDN terpenuhi, maka industri KBM bisa mendapatkan insentif, baik fiskal maupun nonfiskal.

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia
Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat
Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun
Wi‑Fi Sering Tidak Sampai Kamar? IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Lebih Aman, Talenta AI Diperkuat
HP Bisa Ubah Kemajuan Teknologi Dunia
Bahaya, Jika Scan QR Sembarangan, Bisa Ludes Isi Rekening Seketika
Pembatasan Sosmed Anak pada 28 Maret 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:38 WITA

Satelit Nusantara Lima Bukti Nyata Kedaulatan Digital Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 13:19 WITA

Fokus Utama Digitalisasi Koperasi Desa Dipercepat

Minggu, 19 April 2026 - 11:34 WITA

Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas, Bukan Sekadar Dibangun

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WITA

Wi‑Fi Sering Tidak Sampai Kamar? IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat & Kamar

Minggu, 5 April 2026 - 13:04 WITA

Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Lebih Aman, Talenta AI Diperkuat

Berita Terbaru

Screenshot

Peristiwa & Hukum

Bukti Baru Kasus Penggelapan Kopbun Sawit, Polisi Panggil Panitia RAT

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:09 WITA

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights