Antam Bagikan Dividen Rp 3,6 Triliun: 100% Laba 2024 untuk Pemegang Saham!

Antam Bagikan Dividen Rp 3,6 Triliun: 100% Laba 2024 untuk Pemegang Saham!

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung antam (Foto : Istimewa))

Gedung antam (Foto : Istimewa))

BOMINDONESIA.COM, Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), emiten tambang anggota holding BUMN MIND ID, resmi menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp3,6 triliun atau Rp151,77 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini dihasilkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (12/6/2025), dan mencerminkan pembagian 100% dari laba bersih tahun buku 2024.

Langkah ini menjadikan ANTM sebagai salah satu perusahaan tambang nasional dengan kebijakan dividen paling agresif, menyuguhkan dividend yield sebesar 4,6%, berdasarkan harga saham intraday di Rp3.300 per saham.

Direktur Utama Antam, Nicolas D. Kanter, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi perusahaan yang adaptif dan efisiensi operasional yang konsisten. “Antam berhasil menunjukkan resiliensi dan daya saing tinggi di tengah fluktuasi harga komoditas dan dinamika regulasi. Ini merupakan rekor kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan,” ujar Nico dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :  Harga BBM Shell, BP dan Vivo Naik Mulai November 2024

Pada tahun buku 2024, Antam mencatatkan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp69,19 triliun, naik signifikan dengan perolehan laba bersih Rp3,85 triliun, atau meningkat 25% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,08 triliun.

Peningkatan kinerja ini turut didukung oleh:

  • Pertumbuhan EBITDA sebesar 3% menjadi Rp6,73 triliun,

  • Kenaikan laba kotor sebesar 3% menjadi Rp6,50 triliun,

  • Lonjakan laba usaha sebesar 15% menjadi Rp3 triliun.

Baca Juga :  BBM Indonesia Paling Murah di ASEAN

Dari sisi efisiensi, Antam berhasil menurunkan beban usaha sebesar 5% menjadi Rp3,50 triliun, terutama disebabkan oleh berkurangnya biaya logistik dan asuransi. Hal ini terkait optimalisasi proses perizinan yang sebelumnya menghambat penjualan komoditas seperti nikel dan bauksit.

Secara fundamental, total aset Antam tercatat naik 4% menjadi Rp44,52 triliun, sementara ekuitas perusahaan menguat menjadi Rp32,20 triliun, mencerminkan kondisi keuangan yang solid dan prospektif ke depan.

Dengan rekam jejak kinerja yang positif dan distribusi dividen maksimal, Antam memperkuat posisinya sebagai emiten unggulan di sektor pertambangan nasional sekaligus menjadi magnet bagi investor jangka panjang.

Sukmber : cnbc indonesia

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional
Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar
Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga
BTN Luncurkan Layanan Digital yang Permudah Mendapatkan KPR
Harga Minyak Gula Melonjak, Ribuan Warga Banjarmasin Manfaatkan Pasar Murah
BBM Indonesia Paling Murah di ASEAN
Mengapa Bitcoin Semakin Populer?
Muhammadiyah Siapkan Pabrik Infus Skala Besar, Target Operasi 2028

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:46 WITA

Vincent Gonadi Ahlinya Konsultan Bisnis yang Ekspert dan Profesional

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:26 WITA

Run dan Fun Walk Ramaikan HUT ke-20 Tahun Senwell Family di Banjar

Senin, 25 Mei 2026 - 17:06 WITA

Ditopang Modal Usaha KUR BRI, Pedagang Kecil di Banjarmasin Berhasil Tingkatkan Taraf Ekonomi Keluarga

Jumat, 24 April 2026 - 13:08 WITA

BTN Luncurkan Layanan Digital yang Permudah Mendapatkan KPR

Rabu, 22 April 2026 - 12:37 WITA

Harga Minyak Gula Melonjak, Ribuan Warga Banjarmasin Manfaatkan Pasar Murah

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights