Batamad jadi Mitra Strategis Polda Kalsel dalam Pemolisian Masyarakat dan Kamtibmas Adat

Batamad jadi Mitra Strategis Polda Kalsel dalam Pemolisian Masyarakat dan Kamtibmas Adat

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubdit Binmas , Kompol Winarto dan jajaran foto bersama Panglima Batamad ,Hardy C. Agoes, SH,
didampingi Sekjen Apriansyah SH MH dan puluhan anggota yang hadir (Foto Istimewa)

Kasubdit Binmas , Kompol Winarto dan jajaran foto bersama Panglima Batamad ,Hardy C. Agoes, SH, didampingi Sekjen Apriansyah SH MH dan puluhan anggota yang hadir (Foto Istimewa)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN– Direktorat Binmas Polda Kalimantan Selatan kembali menggandeng Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) dalam agenda tahunan sosialisasi Kamtibmas, yang digelar di kawasan Jalan Veteran Km 4,5 Gang Kembang, Kecamatan Pengambangan, Banjarmasin, Rabu (11/6/2025) siang.

Kegiatan ini menjadi wadah mempererat kemitraan antara institusi kepolisian dengan organisasi masyarakat adat, khususnya dalam mendukung program Community Policing atau pemolisian masyarakat.

Wadir Binmas Polda Kalsel ,AKBP Rudy Hartono melalui Kasubdit Binmas Polda Kalsel, Kompol Winarto, menyatakan pihaknya sangat terbantu dengan keberadaan Batamad di tengah masyarakat adat. “Kami punya program pemolisian masyarakat, dan dengan melibatkan Batamad, pendekatan terhadap masyarakat adat jadi lebih efektif. Mereka memiliki kedekatan sosial dan pemahaman lokal yang kami perlukan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Winarto juga menyebut bahwa menjaga ketertiban tidak selalu harus dilakukan oleh aparat kepolisian, namun bisa berjalan maksimal dengan keterlibatan aktif komponen masyarakat.

Baca Juga :  Dukung Kesiapan IKN dengan Jaringan Broadband 5G, Data Telkomsel Melonjak hingga 650 Persen
Panglima Batamad ,Hardy C. Agoes, SH,
didampingi Sekjen Apriansyah SH MH memberikan keterangan kepada wartawan (Foto Mercy)

Ketua Umum Batamad, Hardy C. Agoes, SH menegaskan bahwa peran Batamad bukan hanya sebagai penjaga identitas dan martabat masyarakat adat Dayak, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat hukum adat. “Kami tak memandang latar belakang suku. Prinsip kami adalah menjaga lingkungan yang harmonis lewat musyawarah mufakat.

Batamad hadir bukan untuk membenturkan, tapi menjembatani, termasuk dalam konflik tanah yang selama ini menjadi isu sensitif,” ujarnya.

Menurut Hardy, sudah ratusan kasus konflik lahan berhasil diselesaikan Batamad tanpa harus melalui jalur hukum formal.

Bahkan, beberapa perkara yang melibatkan oknum aparat pernah diselesaikan dengan pendekatan hukum adat, yang menekankan pada perdamaian dan ikatan kekeluargaan. “Kami menghindari penyelesaian represif. Denda adat pun bisa dibayar dalam bentuk uang dan disertai penyatuan hubungan sosial,” katanya.

Baca Juga :  Waspada Pencurian Meteran Ledeng, PAM Catat Sudah Ada 30 Kasus

Sekretaris Jenderal Batamad, Apriansyah, SH MH, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pendirian Balai Adat Nansarunai menjadi ruang penting bagi masyarakat adat untuk berdiskusi, menguatkan peran sosial, serta menyampaikan harapan-harapan mereka terhadap negara dan aparat.

“Ada sekitar 120 pengurus dari tingkat provinsi hingga barisan anggota kabupaten dan kota Batamad aktif Kami membuka ruang yang inklusif untuk siapa pun yang peduli menjaga harmoni dan ketertiban,” ungkap Apriansyah.

Acara ini menjadi penegas bahwa pelibatan organisasi adat seperti Batamad bukan sekadar simbolik.

Ia adalah langkah konkret menuju masyarakat yang tertib, damai, dan tetap berpijak pada nilai-nilai lokal yang berakar kuat dalam adat istiadat.

Penulis/ Editor :  Mercurius 

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu
Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya
Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS
Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan
PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU
Sungai Katingan Kembalikan Korban Terakhir, Tragedi Tumbang Kalemei Renggut Tiga Polisi
Susilo Apresiasi Kesiapan Pemkab Mura Sambut Sinode Umum XXV GKE 2026
Reses di Tumbang Baloi, Rumiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dasar hingga Sektor Pertanian

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WITA

Bentuk Tim Koordinasi, Pemkab Kotabaru Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:49 WITA

Tuti Marheni: DPRD Komitmen Dukung Pengembangan Perguruan Tinggi Kesehatan di Murung Raya

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:22 WITA

Tegakkan Disiplin ASN, Pemkab Kotabaru Terapkan PP 94/2021 dan Optimalkan Aplikasi I-DIS

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WITA

Dina Maulidah Dorong Setiap Desa di Murung Raya Miliki Produk Unggulan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WITA

PKB Kapuas Perkuat Sinergi dengan PCNU, Tommy Saputra: PKB Lahir dari Rahim NU

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights