Cipta Kondisi Jelang Pelantikan Presiden, Polda Kalsel Gelar Operasi Zebra

Cipta Kondisi Jelang Pelantikan Presiden, Polda Kalsel Gelar Operasi Zebra

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Kalsel  Kompol Abd Rahman (Foto Mercy)

Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Kalsel Kompol Abd Rahman (Foto Mercy)

BOMINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif, terlebih menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar operasi zebra selama 14 hari.

Operasi Zebra yang digelar mulai Senin 14 Oktober hingga Minggu 27 Oktober itu menyasar 7 sasaran prioritas pelanggaran, yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara atau pengemudi dibawah umur, tidak menggunakan helm SNI.

Kemudian, tidak memakai sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, berboncalengan lebih dari satu orang, melawan arus lalu lintas dan berkendara melebihi batas kecepatan serta penggunaan knalpot racing.

Direktur Ditlantas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede, melalui Kabag Bin Opsnal Ditlantas, Kompol Abd Rahman menyampaikan, 7 sasaran prioritas tersebut bisa dilakukan tilang langsung oleh petugas yang ada di lapangan.”Razia stasioner yang dipusatkan di satu titik, atau di tempat-tempat tertentu tidak dilakukan, agar tindak mengganggu kelancaran lalu lintas,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (11/10/2024).

Rahman menambahkan, dalam pelaksanaan operasi kali ini pihaknya juga lebih banyak melakukan tindakan preemtif dan preventif, “khusunya pada tanggal 20 hingga 27 oktober akan dilakukan tindakan preemtif dan preventif,” katanya.”Kami menghimbau kepada masyarakat, agar saat berkendara utamakan keselamatan, berhati-hati di jalan, patuhi peraturan, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan perintah petugas dilapangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Berkas Dua Tersangka Hasil OTT KPK di Dinas PUPR Kalsel Dilimpahkan ke PN Banjarmasin

Berdasarkan data di Ditlantas Polda Kalsel, ada ribuan pelanggaran tercapture di 62 unit kamera ETLE yang tersebar di Kalsel. Rinciannya, sejak Januari hingga Oktober 2024 ada 2.177.442 pelanggaran.

Sementara jumlah kecelakaan di tahun 2023 ada 39 kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia 13 orang, luka berat 8 orang dan luka ringan 39 orang.

bomindonesia

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi, Korban Kapal Tenggelam Harapkan MBP Bertanggungjawab
Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes
Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:48 WITA

Ribuan Bangkai Ikan Penuhi Sungai di Astambul, Pemkab Banjar dan Relawan Bergerak Cepat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:55 WITA

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi, Korban Kapal Tenggelam Harapkan MBP Bertanggungjawab

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:09 WITA

Pasar Lima Banjarmasin Kembali Terbakar, Puluhan Toko di Bantaran Sungai Martapura Diduga Ludes

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights