BOMINDONESIA.COM, LOS ANGELES,– Pentolan band thrash metal Megadeth, Dave Mustaine, mengakui bahwa rivalitas panjangnya dengan Metallica menjadi salah satu faktor yang memicu semangatnya membesarkan Megadeth hingga menjadi band besar di dunia musik metal.
Dalam sejumlah kesempatan wawancara, Mustaine menyebut persaingan tersebut justru menjadi bahan bakar yang mendorongnya untuk terus berkarya dan membuktikan kemampuan dirinya di industri musik.
Menurutnya, keinginan untuk menunjukkan bahwa dirinya juga mampu sukses menjadi motivasi kuat sejak awal berdirinya Megadeth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rivalitas itu pula yang secara tidak langsung membuat Megadeth berkembang pesat dan memiliki karakter musik yang kuat di kancah thrash metal dunia.
Sebelumnya, Mustaine memang sempat menjadi bagian dari Metallica pada awal karier band tersebut.
Namun ia kemudian dikeluarkan dari grup itu karena masalah kecanduan alkohol dan narkoba yang parah, perilaku temperamental/agresif, serta konflik personal dengan anggota band lainnya.
Insiden puncaknya melibatkan perilaku mabuk dan perselisihan fisik, yang menyebabkan dia diberhentikan sebelum rekaman album debut.
Posisinya digantikan oleh Kirk Hammett.
Setelah peristiwa tersebut, Mustaine mendirikan Megadeth yang kemudian berkembang menjadi salah satu nama besar dalam sejarah musik metal dunia.
Bersama Megadeth, ia merilis berbagai album yang sukses dan berpengaruh besar dalam perkembangan musik thrash metal.
Meski rivalitas dengan Metallica kerap menjadi sorotan selama bertahun-tahun, Mustaine kini melihat perjalanan tersebut sebagai bagian dari proses yang membentuk kariernya. Ia mengakui bahwa persaingan itu justru menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menghasilkan musik yang kuat bagi para penggemarnya.
*/Editor : Mercurius












